in

Ada Potensi Penambahan Tersangka Lain, Polri Kantongi 10 Nama Affiliator

Indra Kenz, pemilik aplikasi Binomo yang kini jadi tersangka. Foto: Instagram/indrakenz

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Saat ini Polri akan terus mengusut affiliator dan orang yang diduga terlibat dalam kasus dugaan investasi ilegal berbasis aplikasi. Terbaru, Polri menjelaskan bahwa penelusuran bisa dilakukan ke lebih dari 10 orang untuk memperluas pengusutan perkara ini.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kabagpenum Divhumas Polri, Kombes. Pol. Gatot Repli Handoko, S.I.K., menjelaskan bahwa pemeriksaan akan dilakukan sesuai hasil pengembangan dan pendalaman penyidik. Dia memastikan Kepolisian akan terus berkoordinasi dengan OJK, Bappebti, dan PPATK untuk mengungkap kasus ini.

“Yang jelas bisa 10 bisa lebih tergantung dari hasil pengembangan dan pendalaman penyidik.Yang jelas dari kacamata penyidik kan mungkin bisa juga 10 bisa juga lebih, itu nanti tergantung dari hasil konfirmasi dengan OJK sama Bappebti juga nanti koordinasi dengan PPATK,” jelas Kabag Penum, dilansir dari humas Polri.

Kabag Penum jug menambahkan bahwa saat ini penyidik sudah mengantongi nama para affiliator yang akan diperiksa. Akan tetapi, saat ini polisi disebutnya sedang fokus menyelesaikan penyidikan kasus investasi ilegal dengan tersangka Indra Kenz dan Doni Salmanan.

“Yang jelas datanya sudah di tangan penyidik cuman kita fokus kepada dua ini (IK dan DS). Nanti kalau ada pelapor lagi itu pasti akan ditindaklanjuti oleh penyidik,” pungkasnya. she

Written by Jatengdaily.com

Ditreskrimum Polda Jateng Ungkap Penipuan Modus Gendam di Grobogan, Korban Rugi Ratusan Juta Rupiah

Gempa M5,3 Guncang Nias Selatan, Belum Ada Laporan Korban