By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Akun-akun Palsu Ikut Meramaikan Tagar #AnsorBersamaMardani di Twitter
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Akun-akun Palsu Ikut Meramaikan Tagar #AnsorBersamaMardani di Twitter

Last updated: 27 April 2022 21:34 21:34
Jatengdaily.com
Published: 27 April 2022 21:34
Share
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Dukungan GP Ansor kepada Bendahara Umum PBNU Mardani H Maming semakin menguat. Di lini masa, muncul tagar #AnsorBersamaMardani yang sempat trending pada Selasa (26/4/2022) malam.

Para netizen meramaikan tagar tersebut dengan dukungan dan pembelaan kepada mantan Bupati Tanah Bumbu itu. “Kenapa harus ada panggilan paksa ya? Padahal Mardani Maming Cuma jadi saksi. Semoga kasus ini bisa segera selesai aamiin #AnsorBersamaMardani,” cuit salah satu akun.

“LBH NU dan LBH Ansor siap kawal dan bela Mardani demi tegaknya hukum dan kebenaran #AnsorBersamaMardani,” timpal yang lain.

Namun setelah ditelusuri, banyak cuitan di tagar #AnsorBersamaMardani dilakukan oleh akun-akun fake alias palsu. Penulusuran mendapati beberapa akun fake tersebut yang sama sekali tidak memiliki follower di Twitter.

Salah satunya adalah akun bernama @Hasni85598109. Akun ini baru dibuat pada bulan Maret 2022 dan tidak memiliki follower. Akun tersebut juga baru mengikuti (following) tiga akun.

Uniknya, sebelum memposting dukungan untuk Mardani di tagar @AnsorBersamaMardani, @Hasni85598109 kedapatan pernah memposting cuitan yang mengkritik Mardani. “Pak mardani itu cuma dipanggil jadi saksi, bukan dikriminalisasi HIPMI Halu Mardani Tidak Dikriminalisasi HIPMI Stop Halangi Proses Hukum #HIPMIBlunderMardani,” tulis @Hasni85598109 pada 21 April 2022 lalu.

Tak hanya sekali, akun @Hasni85598109 sampai menulis dua kali untuk tagar #HIPMIBlunderMardani pada 21 April 2022 lalu. “harus nya HIPNI malu ni, soal nya pak mardani ga dikriminalisasi HIPMI Halu Mardani Tidak Dikriminalisasi HIPMI Stop Halangi Proses Hukum #HIPMIBlunderMardani.”

Sebelumnya, dukungan GP Ansor kepada Mardani H Maming diawali dengan mengunjungi Komisi Yudisial. Diwakili LBH Ansor dan LPBH NU yang meminta KY untuk melakukan monitoring persidangan di Pengadilan Tipikor Banjarmasin, di mana Mardani menjadi saksi untuk kasus suap IUP batubara Tanah Bumbu.

Tak berhenti sampai di situ, GP Ansor juga melakukan aksi solidaritas mengawal persidangan Mardani saat menjadi saksi di Penngadikan Tipikor Banharmasin pada Senin (25/4/2022). Ratusan anggota GP Ansor sudah memadati PN Tipikor Banjarmasin sejak pagi.

Tidak ada Kriminalisasi

Sementara itu, Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengaku senang dengan kehadiran ratusan Banser dari GP Ansor di Pengadilan Tipikor Banjarmasin.

Namun dia berharap agar GP Ansor dan Bansernya terus mengawal dan hadir pada sidang-sidang berikutnya, jangan hanya saat Mardani menjadi saksi.

“Saya seneng malahan karena justru teman-teman GP Ansor mendapat pencerahan dan penyuluhan hukum dan jadi melek hukum,” kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman, Rabu (27/4/2022).

“Saya berharap persidangan-persidangan ditonton banyak masyarakat, dan dimulai dari GP Ansor bahwa kita sadar hukum, melek hukum. Supaya teman-teman GP Ansor sebagai pemuda mempunyai idealisme sehingga dapat pencerahan yang cukup dan juga berimbang,” lanjut Boyamin.

Boyamin juga menyesalkan adanya tuduhan kriminalisasi kepada Mardani Maming dari HIPMI dan GP Ansor hanya karena Mardani dipanggil paksa Majelis Hakim ke persidangan.

Menurutnya, tidak ada kriminalisasi karena status Mardani saat ini hanyalah sebagai saksi. “Karena ini sebagai saksi dan didengar keterangannya, apa yang diketahuinya. Dan dia tidak dipaksa untuk mengaku atau tidak mengaku, kalau lupa ya sudah, tidak tahu ya sudah, didalami oleh hakimnya, kemudian dijelaskan berkaitan dengan pernah kenalnya bagaimana,” pungkas Boyamin. st

You Might Also Like

Masa Pinjaman Habis, PSIS Ucapkan Terima Kasih ke Evan Dimas
Aplikasi Lacak Penyebaran Virus Corona Aman dari Peretas
Seni dan Tradisi akan Hilang Jika Tidak Dijaga di Era Digital
Meski Jateng Nihil Kasus HMPV, Warga Diminta Tetap Waspada
Pendidikan Karakter Harus Diajarkan Sejak Dini
TAGGED:Akun-akun Palsu Ikut Meramaikan Tagar #AnsorBersamaMardani di TwitterBendum PBNUMardani H Maming
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?