By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Antisipasi Antraks, Hewan Ternak di Perbatasan Klaten Divaksin
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Antisipasi Antraks, Hewan Ternak di Perbatasan Klaten Divaksin

Jatengdaily.com
Published: 9 Maret 2022 06:44
Share
Vaksinasi hewan ternak di KLaten. Foto: Humas
SHARE

KLATEN (Jatengdaily.com)– Sebagai langkah antisipasi tersebarnya penyakit antraks, Pemerintah Kabupaten Klaten melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melakukan vaksinasi hewan ternak di Kecamatan Gantiwarno. Hal ini menyusul merebaknya penyakit antraks di wilayah Kebupaten Gunungkidul, DIY yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Gantiwarno.

Bupati Klaten Sri Mulyani meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di Desa Karangturi, Gantiwarno. Dalam pelaksanaannya, sebanyak 300 ekor domba/kambing milik peternak divaksin antraks.

“Tujuan vaksinasi ini adalah sebagai langkah antisipasi penyebaran antraks pada hewan ternak yang perlu diwaspadai bersama. Desa Karangturi dipilih karena berbatasan langsung dengan Gunungkidul, karena ditemukannya kasus antraks ada di Gunungkidul,” ujar Sri Mulyani.

Ia juga berpesan kepada pengusaha dan peternak untuk menghindari keluar-masuk hewan dari/ke Gunungkidul untuk sementara waktu. Hal ini untuk meminimalisasi risiko penularan bakteri antraks ke hewan ternak lainnya yang ada di wilayah Klaten.

“Pemerintah Kabupaten Klaten melalui DKPP Klaten juga telah melakukan langkah antisipasi di sisi selatan, yaitu dengan melakukan sosialisasi bahaya serta larangan untuk tidak menerima atau mengeluarkan hewan ternak ke Gunungkidul, Sleman maupun Boyolali,” ungkapnya, dilansir Rabu (9/3/2022).

Selain di Desa Karangturi, vaksinasi antraks juga menyasar 6.000 ekor ternak sapi dan domba yang ada di Klaten. Bupati menyebutkan, hingga saat ini belum ada temuan hewan ternak di Klaten yang terinfeksi antraks.

“Kepada seluruh pengusaha dan peternak, segera melaporkan bila hewan ternaknya yang sakit atau mati tiba-tiba. Sehingga dapat segera diperiksa oleh petugas dan dicek apa penyebabnya,” katanya. she

You Might Also Like

BMKG: Gempa di Gunungkidul Tidak Berpotensi Tsunami
Penamaan MAJT Magelang Disarankan Tidak Samai MAJT Semarang
UIN Salatiga Kukuhkan Enam Guru Besar Baru Sekaligus
Tanah Longsor di Bogor, Warga Terdampak akan Direlokasi
Sumpah Pemuda Jadi Pemacu Remaja untuk Berinovasi Majukan Wilayahnya
TAGGED:Antisipasi AntraksHewan Ternak divaksin
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?