SEMARANG (Jatengdaily.com) – Mengantisipasi melonjaknya angka COVID-19, Asrama Haji Donohudan di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, kembali disiapkan sebagai rumah sakit darurat. Pihak Polda Jateng pun memastikan kesiapan fasilitas di Asrama Haji Donudan untuk menampung pasien.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes Pol.Agus Suryonugroho di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Senin melalui asistensinya menyebutkan, masih tersedia cukup banyak ruang di tempat isolasi terpusat tersebut.
Ia menuturkan Asrama Haji Donohudan sudah memiliki fasilitas pendukung yang lengkap. “Tempatnya bersih, sudah ada dokter, perawat, dan tabung oksigen untuk kebutuhan pasien,” katanya.
Ia menyebut tersedia 338 tempat tidur di rumah sakit darurat itu. Adapun saat ini, lanjut dia, sudah ada 15 pasien yang dirawat di tempat tersebut.
Sementara itu pihak Korem 074 Warastratama Surakarta kembali menyiapkan Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) di Benteng Vastenburg Kota Solo untuk tempat isolasi terpusat (isoter) pasien orang tanpa gejala (OTG) COVID-19.
Komandan Korem 074 Warastratama Kolonel (Inf) Rudy Saladin, di Solo, Jawa Tengah, Selasa (15/2/2022) menyatakan, Rumkitlap di Benteng Vastenburg Solo sudah disiapkan secara optimal dengan kapasitas bisa menampung 80 orang khusus pasien COVID-19 OTG dan gejala ringan.
Pihaknya juga sudah menyiapkan tenaga kesehatan yang bertugas di Rumkitlap dan fasilitas kesehatan. Hingga kini pasien OTG atau bergejala ringan terkonfirmasi positif COVID-19 belum ada yang masuk menjalani isoter di Rumkitlap Benteng Vastenburg Solo. yds


