By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Biar Tidak Terfokus di Simpang Lima, Mbak Ita Ingin Pecah Keramaian Kota Semarang melalui Pasar Pagi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Biar Tidak Terfokus di Simpang Lima, Mbak Ita Ingin Pecah Keramaian Kota Semarang melalui Pasar Pagi

Last updated: 23 Oktober 2022 19:01 19:01
Jatengdaily.com
Published: 23 Oktober 2022 19:01
Share
Plt. Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menandatangani komitmen di acara gebyar pasar rakyat Bangetayu Kulon, Minggu (23/10). Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pemerintah Kota Semarang terus berupaya untuk memecah keramaian Kota Semarang agar tidak terfokus hanya pada kawasan Simpang Lima saja. Sehingga nantinya berbagai kawasan seperti di lingkungan kelurahan dan kecamatan masing-masing bisa menciptakan roda perputaran ekonominya secara mandiri.

“Acara Gebyar Pasar Rakyat Bangetayu Kulon ini sangat luar biasa karena memecah keramaian. Sehingga nantinya tidak akan menumpuk di Simpang Lima sehingga ekonomi akan maju utamanya di daerah Genuk sini,” ujar Plt. Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, pada Minggu (23/10).

Menurut Plt. Wali kota yang akrab disapa Mbak Ita tersebut, seluruh pihak seperti pemerintah, perbankan, sponsor dan lainnya akan terus memberikan support. Dengan adanya 150 lapak pada acara ini merupakan salah satu contoh Kota Semarang sudah bangkit lagi dari pandemi Covid.

Dirinya menyebut bahwa akan mengundang salah satu bank agar ada pendampingan supaya UMKM dapat berkembang dan masuk ke toko-toko retail. Dengan adanya pendampingan, UMKM nantinya bisa naik kelas sehingga akan dibina hingga ke jenjang ekspor.

“Kalau ada perbankan yang masuk memberi support maka panjenengan akan dibantu bagaimana UMKM akan naik kelas. Ini adalah salah satu peluang, mengolah hal-hal kecil menjadi hal besar untuk dikembangkan hingga bisa ke luar negeri,” tutur Ita.

“Tidak apa-apa memulai usaha dari kecil, karena ini merupakan semangat yang sangat luar biasa. Jika dari warga ini sudah ada semangat membuka lapaknya, kita mencoba mensinkronkan dengan perbankan, stakeholder, BUMN dan lainnya yang mungkin bisa membangun,” imbuhnya.

Kehadiran Mbak Ita dalam acara ini merupakan salah satu bentuk dukungan untuk membantu meramaikan acara, dirinya ingin mendukung para pelaku UMKM khususnya perempuan. “Perempuan jika bisa berdaya pasti lebih mandiri dan tidak akan terjadi kekerasan rumah tangga dikarenakan punya kemandirian,” ungkap Ita.

Pada kesempatan tersebut Ita menambahkan nantinya beberapa UMKM memerlukan inovasi-inovasi agar hasilnya bisa diolah lebih baik lagi. Dirinya mencontohkan hasil dari bahan baku sukun, tepung sukun di Indonesia tergolong mahal yaitu menyentuh harga 40 ribu, sedangkan budidayanya di Indonesia tetapi harga jualnya lebih mahal maka dari itu dibutuhkan inovasi untuk mengolah sukun.st

You Might Also Like

Satgas Antimafia Bola Limpahkan Tujuh Tersangka Match Fixing ke Kejaksaan
Banjir di Demak, Sedikitnya 39.240 Rumah Terendam
Wali Kota Serahkan Dana Hibah Kepada 20 Tempat Ibadah
Rektor UHB Purwokerto Raih Doktor dari PDIM FE Unissula
Viral Melawan Arus di Pantura Demak, Pengemudi Fortuner Minta Maaf, Satlantas Polres Tetap Beri Tilang
TAGGED:HeadlineJatengdaily.comMbak Ita Ingin Pecah Keramaian Kota Semarang melalui Pasar PagiPlt Walikota Mbak ItaTidak Terfokus di Simpang Lima
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?