By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Boyolali Bentuk Satgas ‘Jogo Kewan’ Tangani PMK
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Boyolali Bentuk Satgas ‘Jogo Kewan’ Tangani PMK

Last updated: 6 Juli 2022 17:05 17:05
Jatengdaily.com
Published: 6 Juli 2022 17:05
Share
Ilustrasi. Hewan ternak di Boyolali. Foto: bnpb
SHARE

BOYOLALI (Jatengdaily.com) – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak menjadi perhatian serius Pemkab Boyolali. Salah satunya dengan melakukan vaksinasi dan untuk memetakan vaksinasi tersebut Pemkab melibatkan Satgas ‘Jogo Kewan’.

Diharapkan dengan Satgas ‘Jogo Kewan’, PMK di Kabupaten Boyolali dapat terpetakan dan dapat segera dilakukan penanganan. Dilaporkan, data sasaran dari Satgas tersebut telah siap dan dapat dilakukan penyuntikan vaksinasi.

Baca Juga: PMK Hewan Ternak Menyebar di 22 Provinsi, Jateng 33.178 Kasus

“Peran dari Camat dan Kepala Desa cukup signifikan seperti “Jogo Tonggo” kemarin di Covid-19, ini ada “Jogo Kewan”. Jadi, begitu tim vaksinator datang kemudian diantar ke masing masing klaster peternak sapi,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, Insan Adi Asmono dilansir laman boyolali.go.id, Selasa (5/7/2022).

Menurutnya, Kabupaten Boyolali mendapatkan jatah droping vaksinasi sapi tahap pertama sebanyak 1.900 dosis, dan telah disuntikkan sebanyak 1.896 dosis pada 2 Juli 2022 yang lalu. Sapi sapi yang mendapatkan vaksinasi merupakan sapi dengan usia panjang serta dari jenis sapi perah.

Usai tahap pertama selesai, langkah selanjutnya yakni menunggu droping vaksinasi sapi dari pemerintah dengan mengajukan surat ke Disnakkan Provinsi Jawa Tengah. “Jadi dipantau melalui aplikasi apakah sudah selesai dilakukan atau belum dan kita sudah menginput di semua aplikasi tinggal kita menunggu respon dari Kementrian, kapan ditambahkan vaksin,” ungkapnya.

Sebanyak 155 vaksinator harus mendatangi satu per satu sapi yang akan divaksin sesuai dengan data yang dikirim oleh pihak kecamatan bersama penyuluh pertanian dan pertugas kesehatan hewan Disnakkan Kabupaten Boyolali. Data tersebut salah satunya berisi daftar sapi sapi yang masuk ke dalam skala prioritas. Sehingga pihaknya meminta kepada para peternak sapi untuk sabar menunggu droping vaksinasi dari pemerintah.

“Pertimbangan pertimbangan semacam itu, sudah ditetapkan di Satgas “Jogo Kewan” dan tunggu saja jika vaksinnya ada petugas akan datang ke desa masing-masing,” ujar Insan. yds

You Might Also Like

Jatanras Polda Jateng Tangkap Komplotan Gendam Yang Tipu Korban Miliaran Rupiah
4 Petani Tewas Tersambar Petir saat Panen Padi
Pemerintah Optimistis 2021 Titik Balik Penanganan Pandemi
Berlangsung Penuh Haru, RSI Sultan Agung Selenggarakan Wisuda Tahfizh
Kenaikan Tarif PDAM di Demak Diminta Dikaji Ulang
TAGGED:pemkab boyolaliPenyakit Mulut dan Kukupmk di boyolaliSatgas Jogo Kewan
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?