By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: BP4 Jateng Mengusulkan agar Bimbingan Pranikah Diwajibkan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

BP4 Jateng Mengusulkan agar Bimbingan Pranikah Diwajibkan

Last updated: 11 Januari 2022 17:50 17:50
Jatengdaily.com
Published: 11 Januari 2022 17:50
Share
Pengurus BP4 Jateng foto bersama Ketua TP PKK Jateng, Hj Atikoh Ganjar Pranowo saat audiensi di Rumah Dinas Puri Gedeh, Selasa (11/01/2022). Foto:ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Prihatin dengan masih banyaknya kasus perceraian, Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Provinsi Jateng berharap pembekalan pranikah menjadi kewajiban dalam persyaratan pernikahan.

Hal itu disampaikan Kepala BP4 Provinsi Jawa Tengah Dr KH Nur Khoirin MAg, saat audiensi dengan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah Atikoh Ganjar Pranowo yang juga penasihat BP4 Jateng, di Rumah Dinas Gubernur (Puri Gedeh), Selasa (11/1/2022). Menurutnya, bekal pranikah bukan diberikan sekilas sebagai syarat, tapi secara menyeluruh. Mulai dari bagaimana mengenal pasangan, hukum pernikahan, manajemen keuangan keluarga, menyelesaikan persoalan keluarga, dan sebagainya.

Ketua BP4 Jateng, Dr KH Nur Khoirin MAg memberikan cenderamata kaos BP4 kepada Ketua TP PKK Jateng Atikoh Ganjar Pranowo. Foto:ist

“Jika tidak ada persiapan, keluarga akan menjadi lebih rapuh. Terutama mereka yang masih berusia muda. Jadi, kami berharap bimbingan perkawinan menjadi kewajiban dalam pencatatan perkawinan. Tidak hanya memberikan edukasi, tapi juga keterampilan, termasuk bahaya stunting,” beber Nur Khoirin.

Ditambahkan, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2020 perceraian di Jawa Tengah masih 72.997 kasus. Penyebabnya, sebagian besar karena masalah kecil yang terakumulasi tanpa penyelesaian. Untuk itu, butuh upaya bersama agar bisa menekan kasus perceraian, khususnya bimbingan pranikah dalam menyiapkan mental pasangan.

Pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak dalam mencegah perceraian. Seperti BKKBN, hingga perguruan tinggi, di mana sebelum wisuda, mahasiswa diberikan bimbingan keluarga sakinah agar ketika nantinya menikah, tidak terjadi lagi perceraian.

“Saya juga mengusulkan adanya Bengkel Perkawinan yang ada di tingkat kelurahan atau desa. Setidaknya, di tempat itu masyarakat bisa berkonsultasi terkait masalah yang dihadapi,” ujar Nur Khoirin.

Ketua TP PKK Jateng Atikoh Ganjar Pranowo mengakui, perceraian masih menjadi pekerjaan rumah (PR) luar biasa. Apalagi, sekarang masa pandemi yang memengaruhi kesehatan mental masyarakat, yang berakibat risiko perceraian menjadi lebih tinggi.

Karenanya, Atikoh mendukung jika bimbingan pranikah menjadi syarat wajib menjelang pernikahan. Sehingga diharapkan lebih menguatkan ketahanan keluarga pascamenikah. Tak hanya itu, pendampingan terhadap pasangan yang tengah bermasalah juga diperlukan, agar dapat mencegah perceraian.

“Entitas terkecil negara adalah keluarga. Jika keluarga kuat, negara akan kuat. Makanya, penanganan dari hulu sampai hilir penting dilakukan bersama-sama. Perlu juga dibuat hotline untuk sarana konsultasi bagi pasangan yang sudah menikah, namun yang perlu diperhatikan kode etik tetap harus dipegang,” tandasnya. st

You Might Also Like

Masyarakat Diminta Lapor Jika Ternaknya Terindikasi Penyakit Mulut dan Kuku
Hadir di Gedongbatu, Tulus Meriahkan Dies ke 36 Tahun STIE Semarang
Polisi Masih Kejar Pelaku Pengeroyokan di Candisari Semarang
Polda Jateng Kirim Bantuan Tiga Truk Sembako untuk Korban Banjir Jabodetabek
Anak Perusahaan Semen Gresik Catatkan Kinerja Positif di Tahun 2020
TAGGED:Atikoh Ganjar PranowoBP4 Jateng Mengusulkan agar Bimbingan Pranikah DiwajibkanNur KhoirinTekan angka perceraianTP PKK Jateng
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?