Loading ...

Bupati Demak Ajak IDI Gotong Royong Bangun Kualitas Kesehatan

25idi demak

IDI Cabang Kabupaten Demak saat penguatan tali kesejawatan, yang dirangkai dengan kegiatan rapat kerja sebagai bagian peningkatan profesionalitas kinerja pelayanan kesehatan masyarakat. Foto: sari

DEMAK (Jatengdaily.com) – Meski Kabupaten Demak berada pada level 1 PPKM, namun kewaspadaan dengan menaati protokol kesehatan wajib hukumnya untuk mencegah munculnya kasus COVID-19.

Sehubungan itu Bupati dr Hj Eisti’anah menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Demak untuk konsisten mengedukasi masyarakat tentang pentingnya prokes.

Pada Raker IDI Kabupaten Demak yang dirangkai dengan acara penguatan tali kesejawatan di Kemuning Karanganyar, Bupati Eisti’anah menuturkan, tugas utama dokter adalah melayani. “Semangat gotong royong sangat penting untuk membangun kualitas kesehatan masyarakat Kota Wali, utamanya menghadapi pandemi yang belum tampak ujungnya ini,” ujarnya, Selasa (25/1/2022).

Bupati dr Hj Eisti’anah saat memberikan pengarahan pada Raker IDI Cabang Kabupaten Demak tentang komitmen mengedukasi masyarakat pentingnya melaksanakan prokes dalam mencegah kasus COVID-19. Foto: sari

Mengusung tema ‘Memperkuat Tali Kesejawatan Untuk Menjaga Profesionalitas’ bupati yang juga dokter umum tersebut lantas mengajak rekan-rekan sejawatnya menjaga sekaligus meningkatkan komitmen untuk senantiasa menjadi petugas kesehatan yang memberikan pelayanan terbaik bagi semua lapisan tanpa terkecuali.

“Terlebih pandemi ini mengajarkan kita untuk terus konsisten tanpa lelah mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan dengan senantiasa melaksanakan prokes,” imbuh bupati.

Sebagai salah satu perwujudan atas komitmen itu dapat dituangkan dengan menggalakkan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Selain itu juga dapat meningkatkan jalinan kemitraan bersama pemkab hingga berbagai pihak. Di samping lebih intens turun ke lapangan tentunya. Guna melihat secara langsung kondisi kesehatan masyarakat.

Sementara, Ketua IDI Kabupaten Demak dr H Ali Maimun menambahkan, raker merupakan kegiatan tahunan dalam rangka mengevaluasi kegiatan tahun sebelumnya di samping merencanakan program kerja tahun 2022.

“Dengan kekuatan 246 dokter umum dan 28 dokter spesialis, IDI Kabupaten Demak komitmen mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan percepatan transformasi sistem kesehatan nasional,” urainya.

Seiring tema yang yang diusung dalam raker, menurutnya, seorang dokter harus saling menghargai dan menghormati teman sejawatnya dan tidak melakukan tindakan non kolegial seperti merendahkan, mencemarkan nama baik dan mengadu domba.

“Dengan demikian terwujud profesi dokter yang luhur untuk mengabdikan dirinya kepada kemanusiaan,” tandasnya. rie-yds