By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Smart Village Nusantara Jurus Jitu Telkom, Bimbing Warga Desa Kian Cerdas
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Smart Village Nusantara Jurus Jitu Telkom, Bimbing Warga Desa Kian Cerdas

Last updated: 25 Januari 2022 17:18 17:18
Jatengdaily.com
Published: 25 Januari 2022 17:18
Share
Masyarakat pedesaan bisa menikmati dunia digital melalui jaringan internet. Untuk memenuhi layanan digital ini, Telkom mempunyai solusi jitu menuju digitalisasi desa agar lebih cerdas, cepat, dan tepat.Foto:dok Telkom
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Seiring berkembangnya teknologi informasi, desa terpencil pun bisa melaju seperti di perkotaan. Masyarakat pedesaan bisa menikmati dunia digital melalui jaringan internet. Untuk memenuhi layanan digital ini, Telkom mempunyai solusi jitu menuju digitalisasi desa agar lebih cerdas, cepat, dan tepat.

Digitalisasi desa kini tak hanya sebagai slogan, tetapi sudah menjadi kewajiban. Keniscayaan tersebut untuk membawa desa lebih pintar dengan pemanfaatan teknologi, di mana itu bisa berdampak meningkatkan pelayanan publik hingga pengelolaan BUMDes.

Senior Leader Smart Villages & Community Telkom, Wahyudi menjelaskan, konsep smart village adalah penjabaran dari konsep layanan sebelumnya, yakni smart city. Untuk itu, sejumlah fitur kemudahan diberikan persis seperti pelayanan berbasis digital, komunikasi, dan interaksi dengan masyarakat, musrenbang secara virtual, hingga adanya transparansi APBDesa.

Melalui SimpleDesa dari Smart Village Nusantara (SVN), Telkom memberikan solusi kepada desa mengatasi berbagai tantangan pemerintahan desa dan kecamatan yang kian kompleks. “SVN akan menciptakan kenyamanan dan perbaikan akan pelayanan desa,” ujar Wahyudi Selasa (25/01).

SVN akan memudahkan banyak hal, mulai dari layanan berkas kependudukan, registrasi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), mendata usaha mikro di desa, hingga pengelolaan BUMDes.

Sementara itu, SimpelDesa juga memungkinkan diseminasi informasi serempak, respon warga yang bisa bisa dimonitor. Bahkan, survei-survei kependudukan bisa dikreasikan di aplikasi tersebut, termasuk koordinasi virtual antar desa, dan pemerintahan di atasnya.

Melalui SimpleDesa dari Smart Village Nusantara (SVN), Telkom memberikan solusi kepada desa mengatasi berbagai tantangan pemerintahan desa dan kecematan yang kian kompleks. Selain tata pemerintahan, aplikasi SimpelDesa dapat mengurus sisi tata sosial di pedesaan, yaitu infomasi jadwal timbang bayi, pengumpulan zakat infaq shodaqoh (ZIS), donor darah, hingga panic button di ponsel yang terkoneksi dengan Babinmas.

“Untuk tata niaga dari SimpelDesa, aplikasi ini bisa untuk menata usaha kecil menengah, menyambungkan sisi ekonomi melalui perdagangan digital, termasuk BUMDes bisa benar-benar menjadi soko guru ekonomi. Prinsipnya ini lebih komprehensif,” ujarnya.

Menurut dia, BUMDes bisa memberikan layanan sederhana seperti pembayaran PLN/PDAM, pulsa, BPJS, Pajak, mengelola Ojek Desa, termasuk transaksi perdagangan dengan sesama desa yang sudah menggunakan SimpelDesa, seperti Combring dari Ciburuy dengan hasil laut dari Desa Pangandaran.

Wahyudi mengatakan Telkom akan terus mengedukasi pemerintahan desa dan masyarakatnya terkait digitalisasi desa ini, termasuk di dalamnya aplikasi SimpelDesa ini karena yang perlu berubah total adalah cara pikir. Sebab dalam transformasi desa menuju desa digital, teknologi informasi komunikasi (TIK) sebatas perangkat pendukung saja.

Samsul Widodo, Staff Ahli Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, menambahkan, koneksi antardesa atau pihak luar harus menjadi perhatian dari aplikasi SimpelDesa.

“Kendala desa dari Sabang sampai Papua itu masih sama yakni minimnya konektor untuk produk usaha kecil dari sebuah desa, sehingga produk desa sendiri hampir tak ada di warung atau toko di daerah itu sendiri,” pungkasnya. dti-st

 

 

You Might Also Like

Kuota Haji Ditetapkan, Jateng dapat Jatah 13.868 Calhaj
PW IPHI Jawa Tengah Apresiasi Kemenag Tingkatkan Kompetensi Pembimbing Ibadah Haji
SIG Bekali Pelatihan Pembuatan Kue bagi 100 IRT di Kabupaten Gresik
10 Anggota Satupena Jateng Terpilih dalam Antologi Palestina
Polres Demak Gelar Sosialisasi Alokasi Anggaran 2026, Tegaskan Transparansi dan Akuntabilitas
TAGGED:Bimbing Warga Desa Kian CerdasSmart Village Nusantara Jurus Jitu TelkomSVNTelkom Indonesia
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?