By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: COVID-19 Sub Varian XE, XD, XF Belum Terdeteksi di Indonesia
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

COVID-19 Sub Varian XE, XD, XF Belum Terdeteksi di Indonesia

Jatengdaily.com
Published: 16 April 2022 07:01
Share
Ilustrasi
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengatakan bahwa saat ini global sudah menemukan sub varian baru COVID-19 yang dikenal sebagai sub varian XE, XD dan XF.

Ia menjelaskan sub varian XE merupakan gabungan dari genetik sub varian BA.1 dan BA.2.

”Ini pertama kali terdeteksi dari spesimen pada tanggal 19 Januari di Inggris dan di sana sudah ada 763 kasus XE yang ditemukan,” katanya saat konferensi pers secara virtual di Jakarta, dilansir dari laman Kemenkes, Sabtu (16/4/2022).

Sub varian XE dinilai lebih cepat menular dibandingkan sub varian BA.2. Namun belum cukup bukti-bukti epidemiologis untuk memperlihatkan perubahan nya di dalam masyarakat.

”Hingga saat ini baik sub varian XE, XD, maupun XF ini belum ditemukan di Indonesia,” ucap dr. Nadia.

Sementara itu, lanjut dr. Nadia, kalau sub varian XD dan XF adalah gabungan dari varian Delta AY.4 dan Omikron BA.1. Sub varian XF sudah ditemukan di Inggris tetapi masih sangat kecil jumlahnya.

”Artinya ini masih menjadi kewaspadaan kita bahwa walaupun dikatakan lebih cepat menular dibandingkan varian Omicron. Tetapi karena kita sebagai bagian dari upaya menekan penularan dan memitigasi dampak daripada penularan tersebut, maka sub varian – sub varian ini menjadi perhatian kita bersama,” tutur Nadia.

Sampai saat ini tidak ada perbedaan gejala khusus pada ketiga sub varian tersebut. Sub varian ini masih merupakan satu jenis yang sama dengan varian Omicron. she 

You Might Also Like

Rumah Sakit TNI AU Sam Ratulangi Persiapkan Kembali Serbuan Vaksinasi
DPRD Demak Inisiasi Dua Raperda Strategis Soal Pengelolaan Sumber Daya Air dan Keterbukaan Informasi Publik
Kado Istimewa Jelang Hari Jadi, Kota Semarang Raih Prestasi Terbaik Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah
Komisi E Temui BPPTKG, Mitigasi Bencana Gunung Merapi Perlu Lebih Masif
Antisipasi Kecurangan PPDB Zonasi, Harus Prioritaskan Kartu Keluarga
TAGGED:belum terdeteksiCOVID-19 Sub Varian XE
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?