Gerhana Bulan. Foto: BMKG

JAKARTA (Jatengdaily.com) –Hari ini, Kamis (26/5/2021), Gerhana Bulan Total (GBT) atau Super Blood Moon atau Bulan Merah Super akan menghiasi langit Indonesia, dan masyarakat di Indonesia bisa menyaksikannya.

Untuk warga Jateng, bisa melihat puncak gerhana sekitar pukul 18.18.43 WIB, sampai pada gerhana bulan berada pada posisi akhir total pada pukul 18.27.57 WIB dan  akhir sebagian yakni berkisar pukul 19.52.49 WIB dan penumbra pada pukul 20.51.16 WIB.

Mengutip dari Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gerhana bulan adalah peristiwa terhalanginya cahaya matahari oleh bumi sehingga tidak semuanya sampai ke bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi matahari, bumi, dan bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.

Gerhana bulan total terjadi saat posisi matahari-bumi-bulan sejajar. Hal ini membuat Bulan masuk ke umbra bumi. Akibatnya, saat fase totalitas gerhana terjadi bulan akan terlihat berwarna kemerahan.

Untuk menyaksikannya, masyarakat tak perlu dengan kacamata khusus karena bisa dilihat dengan mata telanjang.

Kepala Bidang Diseminasi Pusat Sains Dan Antariksa, Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) Emanuel Sungging Mumpungi mengatakan bahwa gerhana bulan total bisa dilihat dengan mata telanjang.

Sebab, gerhana bulan total sama dengan purnama biasa. Akan tetapi, karena posisinya sejajar dengan matahari dan bumi, maka cahaya bulan akan terhalangi bayangan.  Atau bisa juga melihat dengan teropong binokular, agar nampak permukaan bulannya.

Gerhana bulan total kali ini bisa juga disebut dengan Bulan Merah Super, mengingat lebar sudutnya yang lebih besar 13,77% dibandingkan dengan ketika berada di titik terjauhnya (apoge).

Pada puncak gerhananya, di sebagian besar wilayah Indonesia posisi Bulan dekat dengan horizon di bagian Timur sehingga memungkinkan pengamat untuk dapat mengabadikan kejadian gerhana ini dengan latar depan bangunan yang bersejarah atau ikonis. Namun, masyarakat yang berada di pesisir atau pinggir laut (pantai) diimbau untuk mewaspadai terjadinya pasang air laut yang lebih tinggi dari pasang normalnya. Adapun peristiwa ini bisa dilihat di https://www.bmkg.go.id/gbt. she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here