Loading ...

Demak Level 1; PTM 100 Persen Lancar, Kini Durasi 5 Jam Pelajaran/Hari

18vaksinasi anak Demak 2

Siswa SD Negeri Bintoro 5 saat mendapatkan vaksin sinovac dosis 1 pada gelaran vaksinasi anak yang diselenggarakan pihak sekolah berkoordinasi Puskesmas Demak 1. Foto: sari

DEMAK (Jatengdaily.com) – Pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen dengan empat jam pelajaran jenjang PAUD, SD dan SMP sukses digelar di Kabupaten Demak pada 10-15 Januari 2022. Kini durasi belajar pun ditambah menjadi maksimal lima jam pelajaran per hari, kecuali kelas VI dan IX sehubungan persiapan ujian sekolah.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak H Hadi Waluyo mengatakan, penambahan jam pelajaran mendasar pada hasil evaluasi PTM 100 persen yang telah dilaksanakan pada 10-15 Januari. “Khususnya kelas VI SD dan IX SMP karena terkait persiapan rangkaian ujian sekolah dapat melaksanakan pembelajaran maksimal enam jam pelajaran per hari,” tuturnya, Selasa (18/1/2022).

Penambahan jam pelajaran tersebut tentunya disambut gembira kalangan pendidik maupun orangtua murid. Bahkan diharapkan bisa kembali normal seperti sebelum ada pandemi.

Kepala SD Negeri Bintoro 5 Demak H Kingkin Purwoko menyatakan, siap turut menyukseskan PTM 100 persen. Mulai dari menyediakan sarpras penunjang ketaatan protokol kesehatan (prokes), hingga menfasilitasi pelaksanaan vaksinasi COVID-19 anak usia 6-11 tahun berkoordinasi Puskesmas Demak 1.

“Alhamdulillaah dari total 410 siswa kelas SD Negeri Bintoro 5, sejumlah 25 anak telah mengikuti vaksinasi kelompok usia 12-18 tahun. Sementara 385 anak sisanya mengikuti vaksinasi kelompok usia 6-11 tahun yang dilaksanakan hari ini,” kata dia.

PTM 100 persen berjalan baik, maka kini jam pelajaran durasinya ditambah. Foto: sari

Pada saat sama Kepala Puskesmas Demak 1 dr Minarto menyebutkan, bagi siswa yang berhalangan hadir karena sakit atau lainnya bisa mengikuti vaksinasi susulan di puskesmas pada hari Senin atau Jumat. Hal yang perlu disiapkan yakni, kondisi anak harus benar-benar sehat, agar kerja vaksin membentuk antibodi menjadi optimal.

Level 1
Di sisi lain, hasil asesmen situasi COVID-19 Kabupaten Demak kembali berada pada level 1. Penentuan oleh Kemenkes tersebut mendasar pada capaian transmisi komunitas, kapasitas respon, dan vaksinasi yang semuanya terkategori memadai.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Demak H Guvrin Heru Putranto menjelaskan, indikator level transmisi pada tingkat 1, karena per 14 Januari 2022 berada pada angka 0,08.

Sementara level kapasitas respon memadahi, terkait hasil testing pada angka 0,02 sedangkan tracing 28,00. Begitu pun capaian vaksinasi, secara menyeluruh dosis 1 pada angka 85,37 persen. Sementara dosis 2-nya 72,20 persen.

“Angka tersebut dinamis dan cenderung lebih. Apalagi karena saat ini masih berlangsung vaksinasi anak kelompok usia 6-11 tahun,” ujarnya, didampingi Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Demak Heri Winarno.

Data Satgas COVID-19 Kabupaten Demak per 17 Januari 2022, capaian vaksinasi kelompok lansia 72,27 persen untuk dosis 1 dan 57 persen (dosis 2). Kelompok masyarakat umum (18 -59 tahun) 68,95 persen (dosis 1) dan 51,08 persen (dosis 2). Kelompok remaja (12-17 tahun) 94,10 persen (dosis 1), dan 82,51 persen (dosis 2).

“Kelompok anak usia 6-11 tahun dari target 114.365 tercapai 81,96 persen, dan sekarang pada tahap sweeping anak-anak yang tertinggal karena sakit dan lainnya,” imbuh Heri Winarno. rie-yds