DEMAK (Jatengdaily.com) – Sempat tertunda pelaksanaannya karena pandemi, penjaringan kesehatan anak sekolah kembali diagendakan Dinas Kesehatan Kabupaten Demak melalui puskemas-puskesmas di wilayah. Seperti dilaksanakan Puskemas Karanganyar I di 24 sekolah mulai jenjang SD/MI, SMP/MTs, serta SMA/MA.
Kepala Puskesmas Karanganyar I dr Hj Siti Anisah menyampaikan, penjaringan kesehatan anak sekolah adalah salah satu bentuk pelayanan kesehatan sebagai bentuk deteksi dini terhadap siswa yang memiliki masalah kesehatan, agar segera mendapatkan penanganan yang tepat.
“Sasaran penjaringan kesehatan ini adalah ABS atau Anak Baru Sekolah atau siswa kelas I. Penjaringan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Karanganyar I dan dilaksanakan melalui Unit Kesehatan Sekolah (UKS),” terangnya, didampingi Programmer UKS Susana AMd KG, Senin (29/8).
Lebih lanjut disampaikan, penjaringan kesehatan anak sekolah dilaksanakan sekali setahun. “Biasanya dilaksanakan di awal tahun pelajaran baru di tingkat SD – SMA/ sedrajat. Namun akibat pandemi COVID-19 yang belum berakhir, kegiatan ini tertunda hingga cukup lama,” imbuhnya.
Namun berdasarkan Juknis Pelayanan Puskesmas selama COVID-19, kegiatan ini tetap dapat dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Karena hasilnya dapat menjadi materi perencanaan puskemas ke depan, terkait persoalan kesehatan yang perlu dikawal dan dilanjutkan ke dinas kesehatan untuk tindak lanjut.
Penjaringan kesehatan anak sekolah meliputi pemeriksaan kesehatan secara umum. Seperti mata, telinga, dan gigi anak. Selain itu juga penimbangan berat badan dan tinggi badan siswa. Khususnya pemeriksaan mata mendapatkan perhatian lebih, sehubungan seringnya anak menggunakan gadget akhir-akhir ini.
Pada saat sama, diberikan pula edukasi tentang penerapan PHBS di sekolah seperti rajin cuci tangan dan tidak jajan sembarangan. Di samping penyuluhan untuk rutin sikat gigi dua kali dalam sehari khususnya pada anak-anak kelompok SD/MI.
“Dari penjaringan/pemeriksaan deteksi dini tersebut apabila ditemukan permasalahan kesehatan seperti gigi caries, gigi goyang, keluhan telinga yang terdapat serumen atau keluhan mata sehingga harus dirujuk ke puskesmas untuk dilakukan tindakan,” pungkas Susana.rie-st


