By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Dibangun Geobag untuk Penanganan Darurat Banjir Rob Pantura Jateng
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dibangun Geobag untuk Penanganan Darurat Banjir Rob Pantura Jateng

Last updated: 25 Mei 2022 09:38 09:38
Jatengdaily.com
Published: 25 Mei 2022 09:27
Share
Banjir rob di Kota Semarang Senin (23/5/2022). Foto: adam
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pemerintah pusat langsung turun tangan membantu penanganan banjir rob di Pantura Jateng khususnya Kota Semarang. Penanganan darurat dilakukan pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai jangka pendek ini.

Ini segera dilakukan mengingat ketinggian air rob yang mencapai +210 sentimeter Mdpl (meter di atas permukaan laut) dinilai sangat ekstrem. Akibatnya sejumlah daerah di pesisir terdampak parah akibat banjir rob, seperti Kota Semarang, Kota/Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Demak.

Baca Juga: Ini Dampak Banjir Rob di Pantura Jateng

Pihak Kemenpupr juga membantah bahwa banjir rob ini akibat adanya kerusakan infrastruktur tanggul rob yang tengah dibangun. Namun semata-mata karena memang dampak tingginya limpasan air yang mencapai 2 meter lebih.

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan bahwa pasang air laut +210 cm mdpl dapat disebut ekstrim bila dibandingkan catatan pasang surut 5 tahun terakhir (2017 – 2021) dengan muka air pasang tertinggi pada kisaran +180 cm mdpl.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Muhammad Adek Rizaldi mengatakan upaya penanganan darurat saat ini telah dilakukan tim Kementerian PUPR di daerah, salah satunya dengan menginventarisasi tanggul yang limpas dan apabila ada yang jebol selanjutnya dipasang geobag/jumbo bag sebagai tanggul sementara yang kuat menahan air.

“Kita juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota/Kabupaten untuk rencana penanganan darurat serta melakukan pendataan kawasan terdampak, sekaligus mempersiapkan sarana pengendali banjir seperti pompa air dan bahan banjiran,” kata Adek.

Menurut Adek, banjir rob yang terjadi pada hari ini, khususnya di Kota Semarang bukan diakibatkan oleh kerusakan infrastruktur tanggul rob yang tengah dibangun, melainkan akibat tingginya air pasang. Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang mencatat data hidrologi pasang surut tinggi muka air laut pada pukul 15.00 WIB mencapai +210 cm Mdpl.

“Alhamdulillah sejak tadi malam pukul 22.00 WIB, ketinggian air pada level +162 cm dpl dan sudah menunjukkan trend menurun,” ujar Adek dilansir laman kemenpupr Rabu (25/5/2022)..

Berdasarkan data sementara BBWS Pemali Juana, Ditjen Sumber Daya Air, Kementerian PUPR dampak banjir rob mengakibatkan tergenangnya Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang sekitar 30-150 sentimeter dan Sungai Meduri yang melintas di Kabupaten/Kota Pekalongan meluap hingga menggenangi beberapa permukiman warga dan jalan di Desa Tegal Dowo, Pasir Sari, Karang Jompo, Pacar, Samborejo, Meduri, Pulosari, dan Mulyorejo.

Banjir rob Pantai Utara Jawa juga berdampak di sebagian wilayah Kabupaten Demak hingga ketinggian 30-100 sentimeter seperti Jalan Raya Pantura – Demak dan permukiman warga di Pondok Raden Patah.

Penanganan banjir rob di Pantai Utara Jawa, Kementerian PUPR secara bertahap dan terpadu melakukan pembangunan infrastruktur pengendali banjir mulai dari hulu hingga hilir di sekitar Kota Semarang di antaranya pembangunan Bendungan Jatibarang untuk penanganan hulu dan pembangunan kanal banjir, normalisasi sungai, tanggul rob, stasiun pompa, kolam retensi, termasuk Bendung Gerak di Kanal Banjir Barat (KBB) untuk penanganan hilir.

Untuk menahan limpasan rob juga telah dibangun tanggul rob yang membentang sepanjang 2,17 km dari Kampus Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), melingkari kawasan industri Terboyo hingga Kali Sringin. Selain itu juga sedang dilaksanakan pembangunan Jalan Tol Semarang – Demak sepanjang 27 km yang direncanakan terintegrasi dengan tanggul laut. yds

You Might Also Like

Prof Hamka Haq Meninggal, Ganjar Kehilangan Tokoh Alim yang Sering Memberi Nasihat
Sebanyak 68 Perusahaan Raih Penghargaan TrenAsia ESG Awards 2022
Di Slawi Hari ini Bupati Tegal Mulai Liburkan Sekolah, Kegiatan Banyak Orang Ditunda
Daftar ke KPU, 141 Bapaslon Diduga Langgar Aturan Protokol Kesehatan
Nova Arianto Apresiasi Dukungan Penuh PSSI dalam Persiapan Timnas U-17
TAGGED:banjir rob semaranggeobagkemenpuprpenanganan banjir robrob pantura jateng
Share This Article
Facebook Email Print
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?