in ,

FEB Undip Cetak Rekor Kelulusan Program Double Degree pada Wisuda ke-168

Dekan FEB Undip, Prof Dr Suharnomo (kedua dari kanan) dan jajarannya saat bertemu dengan pimpinan kampus dari luar negeri penyelenggara program double degree. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaly.com) – Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip) mencetak rekor dalam hal kelulusan program double degree pada Wisuda ke-168 Universitas Diponegoro.

Sebanyak 37 mahasiswa berhasil menyelesaikan international exposure dimana sebanyak 18 mahasiswa meraihnya melalui program double degree dan 19 mahasiswa melalui Credit Transfer System (CTS). Ini adalah capaian tertinggi semenjak Program IUP FEB Undip dirintis sejak tahun 2013 dan dimulai secara resmi tahun 2016.

Double degree adalah gelar ganda yang diperoleh dari Undip dan dari mitra perguruan tinggi di luar negeri dalam rangka kerja sama pengembangan suatu program studi yang sudah diawali dengan penyamaan kurikulum diantara FEB Undip dengan mitra asing-nya. Kepada mereka diberikan dua ijazah. Sedangkan Program CTS program khusus mahasiswa International Undergraduate Program (IUP) untuk dapat merasakan pengalaman berkuliah di universitas luar negeri yang telah bekerjasama dengan FEB Undip.

Program double degree Undip diantaranya dilakukan bersama Prodi Manajemen Saxion University Belanda, Prodi Manajemen Curtin University Australia, Prodi Manajemen Medicis Business School Perancis, Prodi Akuntansi Saxion University Belanda; sedangkan program CTS dilaksanakan bersama Oxford University dan University of Nottingham.

Dekan FEB Undip, Prof Dr Suharnomo SE MSi, mengatakan,  ke 37 mahasiswa program internasional yang diwisuda pada Kamis (3/11/2022) tersebut, beberapa di antaranya langsung bekerja di lembaga internasional. “Yang membanggakan, beberapa diantaranya ada yang langsung bekerja di Belanda. Ini sungguh membanggakan bagi kami,” kata Suharnomo, Jumat (4/11/2022).

Selaku pimpinan fakultas, Suharnomo berharap setelah lulus para mahasiswa terus mengembangkan karakter agar semakin kuat, memaksimalkan kemampuan komunikasi bahasa asingnya, serta terus mengasah dan membentuk jiwa kepemimpinan serta kompetensi di bidang keilmuannya masing-masing. “Kita berharap para alumni tidak hanya terserap di level nasional tetapi juga menjadi mampu menjadi warga global,” üjarnya.

Menurut dia, saat ini International Undergraduate Program (IUP) FEB Undip memiliki tiga Prodi yakni International Business, Accounting, dan Economics and Finance. FEB Undip merupakan salah satu yang memiliki data Blomberg di Indonesia dengan fasilitas Bloomberg Terminals dan Finance Laboratory. “Ada 800 universitas di dunia yang bekerjasama dengan Bloomberg. Kami menjadi perguruan tinggi pertama di Indonesia yang memiliki Bloomberg Financial,” tutur Suharnomo.

Berdasarkan pemeringkatan terbaru dari Times Higher Education, FEB Undip menempati peringkat 601 dunia dan ranking 3 di Indonesia. Adapun Program IUP FEB Undip mensyaratkan semua mahasiswanya untuk mengikuti kegiatan International Exposure. Karena itu kemampuan bahasa Inggris menjadi syarat yang menyertainya.

Beberapa wisudawan Program IUP FEB Undip yang memperoleh double degree antara lain Sarah Alisha Maharani prodi Manajemen dari Saxion University Belanda, Hilya Ramadhania Siyauqi M prodi Manajemen dari Curtin University Australia, Adinda Maharani Kaltsum Zamroni prodi Manajemen dari Medicis Business School Perancis, Muhammad Ghifari Ifdial prodi Manajemen dari Saxion University Belanda, Dewi Claudia Agustin Prodi Akuntansi dari Saxion University Belanda, Putu Deny Wijaya prodi Akuntansi dari Saxion University Belanda serta Hasan Firdaus Busrol Karim dari Saxion University Belanda. she

Written by Jatengdaily.com

Farel Prayoga Raih Trofi Indonesian Dangdut Awards, untuk Ibundanya yang Berbaring Sakit

Tarif Cukai Hasil Tembakau Naik 10 Persen