By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Ganjar ke Pekalongan Cek Penanganan Banjir Rob
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ganjar ke Pekalongan Cek Penanganan Banjir Rob

Jatengdaily.com
Published: 29 Mei 2022 11:43
Share
Ganjar cek banjir rob di Pekalongan. Foto: Humas
SHARE

PEKALONGAN (Jatengdaily.com)– Nur Muzaenah (60) tampak semringah dan antusias menyambut kedatangan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di tempat pengungsiannya, Sabtu (29/5/2022). Meski sedang susah karena harus mengungsi, namun Muzaenah bersama warga lain bungah dengan kedatangan Ganjar.

Ganjar mengunjungi Pekalongan untuk mengecek penanganan banjir rob di daerah itu. Dua lokasi didatangi Ganjar, yakni pengungsian di Masjid Khusnul Khuluq, dan pengungsian di gedung PMI Pekalongan.

Di gedung PMI itulah Ganjar bertemu Muzaenah. Tak seperti pengungsi lain, Muzaenah berani ngobrol dengan Ganjar. Ia bercerita tentang banjir rob yang terjadi, dan kondisi pengungsi di tempat itu.

“Pengungsian nyaman Pak, cuman bosen makan sama tempe dan telur terus. Nanti kolesterol tinggi Pak. Pingin makan chiken Pak, itu lho ayam goreng yang ditepungi,” kata Muzaenah, disambut tepuk tangan para pengungsi lain.

Ganjar tertawa mendengar itu. Ia pun langsung memberikan uang pada anggota PMI untuk membeli chicken yang diminta pengungsi.

“Ya wis nanti dibelikan ya, sama buah mau tidak? Biar sehat makan buah ya,” ucap Ganjar.

Ganjar mengatakan, sebenarnya apa yang menimpa Semarang dan Pekalongan ini mirip. Banjir rob diakibatkan adanya tanggul jebol.

“Tapi tadi Pak Wali Kota sudah menyampaikan bahwa tanggul jebol sudah tertutup. Sekarang tinggal proses pemompaan. Mungkin yang kita bantu adalah percepatan proses pemompaan agar cepat surut. Kalau kita lihat data dari BMKG, sekarang sudah tidak setinggi seperti pada hari Senin,” terang Ganjar.

Sama seperti di Semarang, Ganjar meminta pemerintah Kota Pekalongan melakukan patroli pada bagian-bagian tanggul yang berpotensi jebol. Jika ditemukan, maka segera diambil tindakan.

“Hitung-hitungannya kemarin pada saat saya melihat data dari BMKG, itu nanti ada di bulan Juni hingga Juli. Maka kita harus waspada dan mengantisipasi,” tegasnya.

Untuk kondisi pengungsi, Ganjar mengatakan semua dalam kondisi sehat dan bisa dihandle. Logistik masih tercukupi dan bantuan dari masyarakat juga banyak.

“Kondisi pengungsi alhamdullilah sehat-sehat. Makanannya cukup berlimpah. Hanya, tadi ada ibu-ibu karena ini mengungsinya di masjid, jadi agak licin, tadi kepleset. Sudah dibereskan oleh kawan-kawan BPBD, SAR, itu ada dokternya langsung datang cepat juga, sehingga penanganan responsifnya jalan,” pungkasnya. she

You Might Also Like

Telkom Rayakan 60 Tahun Perjalanan Digital: “Langkah Cepat, Tumbuh Bersama” untuk Indonesia Emas 2045
Hingga H1 Lebaran 2024 Lalin ke Arah Timur Terpantau Masih Tinggi
Demo Jakarta Berakhir Anarkis, Polisi Amankan Hampir 1.000 Perusuh
Puan Berharap PMII Terus Bertransformasi Membangun Peradaban di Usia 62 Tahun
Ingkar Traktir Karaoke, Pria Demak Ini Bonyok Dikeroyok
TAGGED:Ganjar ke Pekalongan
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?