By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: IDAI Usulkan PTM Dihentikan Sementara, Menyusul Meninggalnya Siswa di Magelang Karena Covid
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

IDAI Usulkan PTM Dihentikan Sementara, Menyusul Meninggalnya Siswa di Magelang Karena Covid

Last updated: 10 Agustus 2022 16:49 16:49
Jatengdaily.com
Published: 10 Agustus 2022 16:32
Share
Ilustrasi
SHARE

SEMARANG (Jatengdailyi.com)- Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Tengah meminta kepada pemerintah daerah, untuk menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) pasca meninggalnya anak usia 7 tahun akibat covid-19 di Kota Magelang.

Sekretaris IDAI Jateng, Choirul Anam mengungkapkan hal tersebut untuk mengantisipasi penularan Covid-19 pada anak.

“Ya betul, kami dapat laporan ada satu anak meninggal usai terkonfirmasi covid-19,” ungkap Anam, Rabu (10/08/22).

Menurut Anam, selain penutupan PTM sebgaua bentuk antisipasi penularan covid-19 pada anak, percepatan vaksinasi dosis satu dan dua juga perlu dilakukan.

“Vaksin juga belum semua anak mendapatkan,” ucapnya.

Lanjut Anam, penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah dan keluarga juga perlu diperketat kembali.

“Prokes ketat juga perlu diterapkan,” kata Anam.

Anam menjelaskan, penularan covid-19 pada anak kembali masif sejak Juli lalu, pihaknya mencatat sebanyak 20 anak di Jawa Tengah terkonfirmasi covid-19.

“awal tahun sempat nihil, namun pada pertengahan tahun ini ada kenaikan,” jelasnya.

Dari informasi yang dihimpun suarajawatengah.id, sebelumnya anak usia 7 tahun di Kota Magelang meninggal akibat terkonfirmasi covid-19 dan sempat mendapatkan perawatan medis. adri-she

You Might Also Like

Dilantik Walikota Semarang Definitif 30 Januari, Mbak Ita: Kehadiran Mega Support dan Jadi Anugerah Terindah
Bus Terbakar di Tol Ungaran, 30 Penumpang Selamat; Api Muncul dari Mesin
Jumlah Pergerakan Pesawat Meningkat Tajam
SIG Upgrade Keterampilan Tukang untuk Jadi Ahli Konstruksi
Hendi Siapkan Rumah Sakit bagi Pasien BPJS di Mijen Kota Semarang
TAGGED:covid19IDAIIkatan Dokter Anak IndonesiaSiswa meninggal di Magelang
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?