By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Lima Anak di Jateng Alami Gagal Ginjal Akut, Ganjar Minta Dinkes Pantau Rumah Sakit
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Lima Anak di Jateng Alami Gagal Ginjal Akut, Ganjar Minta Dinkes Pantau Rumah Sakit

Last updated: 27 Oktober 2022 05:22 05:22
Jatengdaily.com
Published: 27 Oktober 2022 04:57
Share
SHARE

BLORA (Jatengdaily.com)– Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus memantau perkembangan penyakit gagal ginjal akut di Jawa Tengah. Rekomendasi dari Kementerian Kesehatan terkait sejumlah obat-obatan, harus dieksekusi di lapangan dengan taat.

Dikatakan, sampai saat ini baru ada lima kasus gagal ginjal akut pada anak yang tecatat di Jawa Tengah.

“Selalu dalam pantauan karena dari Kemenkes sudah memberikan rekomendasi ya, hati-hati dengan beberapa obat, ada yang ditarik dari BPOM dan seterusnya. Ya kita sekarang mesti eksekusi di lapangan dengan taat. Kalau kemarin sih yang terdata masih lima kasus ya,” kata Ganjar, saat kunjungan kerja di Blora, Rabu (26/10/2022).

Ganjar sebelumnya juga sudah meminta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memantau seluruh rumah sakit dan layanan kesehatan, yang merawat anak-anak dengan indikasi gagal ginjal akut. Ia meminta setiap fasilitas kesehatan memberikan laporan dengan cepat, apabila di tempatnya ada indikasi kasus gagal ginjal akut.

“Kita harapkan datanya cepat dikirim ke kita, sehingga kita bisa merawat dengan baik dan bisa mengurangi potensi-potensi yang lebih fatal,” ungkapnya.
Menurut Ganjar, laporan yang diberikan rutin setiap hari dengan cepat itu, menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan kasus gagal ginjal akut. Di samping itu, sosialisasi kepada orang tua yang punya anak-anak agar tetap waspada dan berhati-hati.

“Kita sosialisasikan kepada orang tua, beberapa obat-obatan yang kemarin itu sudah masuk catatan peringatan untuk tidak digunakan. Itu cara kita mencegah. Nah kita sosialisasi terus-menerus,” jelasnya dilansir dari laman humas Prov Jateng, Kamis (27/10/2022).

Dijelaskan, peran layanan kesehatan yang proaktif dalam memberikan laporan dan ikut sosialisasi juga penting. Mulai Dinas Kesehatan, rumah sakit, sampai puskesmas, harus aktif berbicara mengenai penyakit ini.

“Yankes ini kita proaktifkan, kita juga gerakkan dinas kesehatan, puskesmas, agar semua orang ngomong ke publik agar semua orang tahu. Memang tidak gampang tapi kita harus bekerja untuk itu,” paparnya. she

You Might Also Like

Masjidku Terang LDII Demak Dukung Peningkatan Wawasan Umat
SMOR, Anak Usaha Semen Gresik Bukukan Laba Bersih Meningkat 300%
Titiek Sumarawati Guru Besar Baru Fakultas Kedokteran Unissula
Pantau Stok dan Harga Kepokmas, Bupati Demak Cek Pasar
Prof Nasir Khotib Shalat Ied di MAJT
TAGGED:gagal ginjal akutGanjar PranowoLima Anak di Jateng Alamai Gagal Ginjal Akut
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?