Mahasiswa Magang Kedaireka Undip Cluster 1 Diberangkatkan ke Jepara

IMG-20220913-WA0021

Mahasiswa Undip magang program Matching Fund Kedaulatan Indonesia untuk Reka Cipta (MF Kedaireka) di Jepara berfoto bersama dosen berfoto bersama. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Pemberangkatan mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) dari Semarang ke Jepara dalam rangka penerjunan mahasiswa magang program Matching Fund Kedaulatan Indonesia untuk Reka Cipta (MF Kedaireka), telah berlangsung Jumat (9/9/2022) lalu.

Program ini dimaksudkan untuk memperkuat kemitraan perguruan tinggi dengan industri melalui kolaborasi perwujudan gagasan-gagasan dari perguruan tinggi. Program Matching Fund Kedaireka ini bertema “Aplikasi Smart Modern Sustainable Aquaculture untuk Mewujudkan Eco-Edu Tourism”. Tahun ini adalah tahun kedua pelaksanaan setelah tahun lalu berjalan sukses.

Pelaksanaan program magang Matching Fund Kedaireka bertempat di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara dan Marine Science Techno Park (MSTP) Undip Teluk Awur Jepara. Melibatkan 120 mahasiswa dari beberapa lintas prodi yang terbagi menjadi 4 cluster keberangkatan. Pelaksanaan berlangsung dari tanggal 9-17 September 2022 untuk cluster 1.

Ketua Pelaksana MF Kedaireka Prof. Sapto P. Putro Ph.D mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan merupakan kegiatan lapangan yang dikombinasikan dengan materi workshop hybrid learning bagi mahasiswa.

Rangkaian kegiatan program magang Matching Fund Kedaireka diawali dengan worshop hybrid learning bersama Drs Imam Kadarisman yang merupakan Komisaris Utama PT. Rekayasa Agromarin Indonesia (RAI) dengan judul “Kewirausahaan Perikanan untuk Sarana Budidaya Keramba Jaring Apung” pada hari Sabtu, 10 September 2022.

                 Praktek pengambilan sampel air dan sedimen oleh Prof Sapto dan keoceanografian oleh Dr M Helmi. Foto: dok 

”Kemudian dilanjutkan dengan kunjungan dan pembelajaran mengenai unit-unit pembudidayaan di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP), yang diantaranya terdapat unit pembenihan ikan nila, pembenihan ikan bandeng, dan budidaya rumput laut,” jelasnya dalam rilisnya, Selasa (13/9/2022).

Kemudian untuk hari Minggu, 11 September 2022 bertempat di MSTP Jepara dilakukan pembelajaran dan latihan kepada mahasiswa magang mengenai pengambilan sampel air menggunakan horiba dan sedimen menggunakan alat Ekman grab sebagai alat pengambilan sedimen yang akan digunakan sebagai data abiotik kualitas sedimen dan biotik berupa struktur makrobenthos.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana Prof Sapto yang juga sebagai pendiri Center of Marine Ecology and Biomonitoring for Sustainable Aquaculture (Ce-MEBSA) Undip.

Kegiatan dilakukan pada pagi hingga siang hari dan dilanjutkan dengan kegiatan magang MBKM Cluster #1 dengan judul “Praktek Langsung Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kegiatan Instalasi KJABB IMTA: Pembuatan Kerangka JABB dan Jaring” yang dijelaskan langsung oleh perwakilan dari PT. RAI. Pada kegiatan tersebut dijelaskan mengenai bahan dan alat yang akan digunakan dalam p pembuatan keramba jaring apung (KJA) modern berbahan HDPE dan dipraktekkan cara penyambungan sistem butt fussion.

Kegiatan pada tanggal 12-17 September diantaranya melakukan survei kepada nelayan sekitar Jepara mengenai sumberdaya masyarakat dan sosial ekonominya, pengenalan dan praktik langsung mengenai budidaya udang vaname di Hatchery MSTP Undip, kunjungan dan praktek langsung ke Budidaya Udang Vaname Tambak Milenial BBPBAP Jepara, pengukuran pasang surut dan gelombang pada perairan Jepara, dan sosialiasi kelompok usaha mengenai budidaya perikanan dengan smart modern aquaculture oleh “Jasa Laut”.

Mahasiswa yang mengikuti kegiatan Matching Fund Kedaireka terdiri dari beberapa prodi, diantaranya dari Biologi, Matematika, dan Informatika yang merupakan dari Fakultas Sains dan Matematika (FSM). Juga dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) ada prodi Akuakultur dan Oseanografi. Dari Fakultas Teknik (FT) terdapat mahasiswa prodi Teknik Mesin. Kegiatan magang Matching Fund Kedaireka dapat dikonversikan ke mata kuliah di semester yang sedang berlangsung dengan jumlah sks rata-rata 20 SKS.

Acara magang Matching Fund Kedaireka di Jepara ini juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Sains dan Matematika Prof. Widowati, S.Si., M.Si. (anggota tim), Drs. Imam Kadarisman yang merupakan Komisaris Utama PT. Rekayasa Agromarin Indonesia (RAI) sebagai mitra, dosen Oseanografi FPIK Undip Dr. Muhammad Helmi (anggota tim), dosen Ilmu Komputer/Informatika FSM Undip Satrio Adhy, S.Si., M.Si., dan perwakilan BBPBAP sebagai mitra. Kegiatan ini akan terus berlangsung hingga akhir Desember 2022 dengan menerjunkan Cluster 2, 3, dan 4 ke lapangan dengan berbagai aktivitas yang beragam dalam tema Smart Modern Aquaculture.she

Exit mobile version