By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Mantan Bupati Banjarnegara Divonis 8 Tahun Penjara
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mantan Bupati Banjarnegara Divonis 8 Tahun Penjara

Last updated: 9 Juni 2022 14:56 14:56
Jatengdaily.com
Published: 9 Juni 2022 14:56
Share
Ilustrasi putusan perkara korupsi. dok.JD
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Mantan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono divonis hukuman 8 tahun penjara dalam perkara suap dan gratifikasi.

Vonis hukuman tersebut disampaikan Hakim dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang Kamis (9/6/2022). Putusan dibacakan Hakim Ketua Rochmad.

Putusan hakim ini juga lebih ringan dari tuntutan jaksa selama 12 tahun penjara. Terdakwa juga dijatuhi hukuman denda sebesar Rp 700 juta yang jika tidak dibayarkan maka akan diganti dengan kurungan selama 6 bulan.

Dalam kasus yang membelit Budhi Sarwono ini, terkait suap dan gratifikasi dalam berbagai proyek yang diduga melibatkan tiga perusahaan miliknya pada kurun waktu 2017 hingga 2018.

Hakim menyatakan terdakwa tidak mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme dan terdakwa tidak mengakui perbuatannya.

Dalam perkara ini meski tak lagi menjabat sebagai direktur di PT Bumi Rejo, PT Sutikno Tirta Kencana dan PT Buton Tirto Baskoro, setelah menjabat sebagai bupati, terdakwa terbukti tetap membantu menjalankan perusahaan-perusahaan itu. “Secara tidak langsung terdakwa masih terlibat dalam pengelolaan perusahaan tersebut,” tuturnya.

Terdakwa melalui orang kepercayaannya, Kedi Afandi, melakukan pengaturan sedemikian rupa terhadap para kontraktor yang mengikuti lelang pekerjaan di Dinas PUPR Kabupaten Banjarnegara itu.

Hakim menyatakan terdakwa terbukti melanggar Pasal 12 huruf i Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi pada dakwaan pertama.

Sementara terhadap dakwaan kedua, melanggar Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, hakim menyatakan tidak terbukti. yds

You Might Also Like

Tiga Orang di Magelang Tercebur Sumur, Ini Kronologisnya
Kemkominfo Libatkan Akademisi Sosialisasi RUU KUHP di UNS
Material Longsor di Banjarnegara Masih Labil, Menghambat Kerja Tim SAR
Uang Korupsi Rp13,25 Triliun Berhasil Dikembalikan ke Negara
Dikukuhkan Sebagai Profesor Kehormatan Unissula, Arief Moelia Edie Serukan Pentingnya Pemerintahan Bebas Korupsi
TAGGED:budhi sarwonobupati banjarnegarakasus korupsipengadilan tipikor semarangvonis hukuman
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?