Material Longsor di Banjarnegara Masih Labil, Menghambat Kerja Tim SAR

2 Min Read
Tim gabungan sat mencari korban longsor Banjarnegara. Foto: Basarnas Semarang. Foto: Basarnas
Tim gabungan saat mencari korban longsor Banjarnegara. Foto: Basarnas Semarang. Foto: Basarnas

BANJARNEGARA (Jatengdaily.com)– Pada hari ke delapan (H.8), Minggu, 23 November 2025, pencarian terhadap korban terdampak longsor di desa Pandanarum Banjarnegara, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan kembali korban longsor. Saat ini tercatat sedikitnya 16 korban yang belum ditemukan.

Menurut keterangan dari SMC dan juga Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, ada beberapa kendala yang membuat pencarian korban pada hari ini belum membuahkan hasil.

“Cuaca yang tidak menentu, area pencarian yang sangat luas, sebagian tanah juga masih labil dan sebagian memiliki ketebalan material yang dalam, bahkan ada yang mencapai tebal 20 meter lebih, jadi kendala kami dalam melakukan pencarian” ungkapnya.

“Usaha maksimal sudah kami lakukan, alat berat pun sebanyak 23 unit kami terjunkan, namun karena medan yang berat dan tidak stabil membuat alat berat harus ekstra berhati-hati” lanjutnya.

Karena hari ke delapan usaha tim SAR gabungan belum membuahkan hasil, maka jumlah korban yang harus dicari pun belum mengalami perubahan, masih ada 16 yang dicari dan 12 yang sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Hari ini siang hingga sore cuaca tidak stabil dan masih turun hujan di lokasi sehingga gerak tim kurang maksimal. Semoga besok cuaca kembali cerah dari pagi hingga sore sehingga tim bisa kembali maksimal melakukan pencarian,” pungkas Budiono. She

 

0
Share This Article
Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.