By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Obat Gagal Ginjal Akut di Jateng Ditujukan Langsung ke RS
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Obat Gagal Ginjal Akut di Jateng Ditujukan Langsung ke RS

Last updated: 7 November 2022 16:17 16:17
Jatengdaily.com
Published: 7 November 2022 16:17
Share
Ilustrasi. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pengiriman obat gagal ginjal akut dari Kemenkes dikelola tim Dinkes Jateng dan ditujukan ke RSUP dr Kariadi Semarang. Pihak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Tengah tidak dilibatkan dalam pengiriman obat gagal ginjal akut ke rumah sakit di Jateng.

“Jenis obatnya fomepizole. Dan mungkin langsung dikirim ke pihak rumah sakit. IDAI tidak dilibatkan, maka kita tidak ada info lanjutan berkaitan pengiriman obat penawar obat gagal ginjal akut,” kata Sekretaris IDAI Jateng, dr Choirul Anam, Senin (7/11/2022).

Dia menyebut fomepizole merupakan obat untuk menyembuhkan penyakit gagal ginjal akut. Obat tersebut masuk kategori antidotum (penangkal racun) etilen glikol.

“Nanti coba saya cek di Kariadi apakah sudah ada atau tidak. Kalau yang dimaksud obat antidotum etilen glikol, ya emang fomepizole itulah obatnya. Kalau benar kita bersyukur karena obat itu mahal. Cuman sulit dicari,” ungkapnya.

Sampai saat ini, pihak IDAI masih menggunakan rekomendasi dari pengurus IDAI pusat dalam rangka pencegahan penyakit gagal ginjal akut. Rekomendasi yang diikuti yaitu dengan cara mengimbau masyarakat terutama para orang tua agar membatasi anaknya mengonsumsi obat-obatan dari produk sirup.

“Sama seperti rekomendasi pusat. Untuk sementara obat sirup dibatasi. Terutama yang belum dinyatakan aman oleh BPOM,” ujarnya.

Pihak RSUP dr Kariadi Semarang menjadi salah satu rumah sakit negeri yang mendapatkan kiriman obat penawar untuk penyakit gagal ginjal akut. Pengelola rumah sakit tersebut sudah mengajukan permintaan pengiriman empat vial obat penawar gagal ginjal akut kepada Kemenkes.

“Kalau obat ini sampai dengan sekarang belum tersedia di Kariadi. Tapi sudah proses pengajuan ke Kemenkes, tetapi belum datang. Ada 4 vial,” kata Koordinator Hukum, Organisasi dan Hubungan Masyarakat (Humas) RSUP dr Kariadi Semarang, Vivi Vira Viridianti. adri-yds

You Might Also Like

Jateng Dorong Percepatan Jambanisasi untuk 21 Ribu Rumah
Inilah Dua Pesan Utama Ketum PII Pusat ke Pengurus PII Semarang
ITDRI Festival, Ajang Berkarya Dukung Pengembangan Digital Talent Indonesia  
Dibutuhkan 4.446 Formasi, Seleksi CPNS Pemprov Jateng 2024 Mulai Pekan Ketiga Agustus
Unissula Sebut Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Mahasiswinya Diselesaikan Damai, Laporan ke Polisi Dicabut
TAGGED:FomepizoleJatengobat gagal ginjal
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?