Pemberian Nutrisi Seimbang, Wujudkan Generasi Bebas Stunting

Perwakilan dari PT Kalbe dan Puskesmas Karangawen II saat menyerahkan bantuan susu kepada ibu balita warga Desa Margahayu sebagai bagian upaya menanggulangi staunting. Foto : ist

DEMAK (Jatengdaily.com) – Stunting atau gagal tumbuh pada anak, tak hanya disebabkan faktor sanitasi dan pola asuh anak, tetapi juga karena kurangnya asupan makanan bergizi. Di sini lah pentingnya peran orang tua dalam memberikan asupan bergizi kepada anak.

Sehubungan itu pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama menurunkan angka stunting. Sosialisasi asupan gizi yang cukup, termasuk pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama setelah bayi lahir, penting dilakukan.

“Termasuk pula mengonsumsi susu atau produk susu sebagai makanan pelengkap bagi anak berusia di atas 1 tahun dapat menjadi salah satu alternatif tanggulangi stunting,” kata Kepala Puskesmas Karangawen II dr Anton Hermawan.

Terlebih dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang disebutkan, susu masuk ke dalam kelompok lauk-pauk sumber protein bersama ikan, telur, unggas, daging, dan kacang-kacangan serta olahannya (tahu dan tempe). “Susu juga dapat membantu memasok kebutuhan protein dan lemak yang dibutuhkan tubuh, sehingga kebutuhan zat gizi terpenuhi,” imbuhnya.

Sehubungan itu, Puskesmas Karangawen II berkoordinasi produsen susu terkemuka di tanah air membagikan susu formula khusus anak gratis sebagai makanan tambahan kepada seluruh balita di Posyandu Mulia I Desa Margohayu. Dengan harapan mampu mengeliminasi kasus stunting di Karangawen, khususnya di desa- desa binaan Puskesmas Karangawen II.

“Terima kasih kepada tim morinaga yang telah berbagi, semoga dapat meningkatkan asupan gizi, terutama nutrisi anak umur 1-5 tahun” kata dr Anton Hermawan, didampingi Penanggungjawab Mutu Puskesmas Karangawen II Sundari SSiT SKM MKes.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Demak HS Fahrudin Bisri Slamet (FBS) yang turut hadir pada acara pembagian susu gratis itu menyambut positif dan mengapresiasi kegiatan yang dimaksudkan untuk meningkatkan derajat gizi anak sehingga terhindar dari stunting.

“Saya sangat apresiasi dan sangat mendukung kegiatan ini. Terlebih karena stunting di Kabupaten Demak masih ada dan menjadi fokus permasalahan kesehatan,” ujarnya.

Sebab bila ingin mengubah kondisi anak-anak Indonesia ke arah yang lebih positif, menurut FBS, maka orang pertama yang wajib diedukasi adalah para ibu. Terutama tentang pola makan agar kebutuhan nutrisi anak dapat terpenuhi.

Di sisi lain, Manager PT Kalbe, Natasha mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya membantu meningkatkan pelayanan kesehatan balita.

“Dengan adanya program pemberian 1000 susu ini diharapkan dapat membantu orang tua memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anaknya. Sekaligus membantu pemerintah dalam mengatasi stunting,” pungkasnya. rie-st

Share This Article
Exit mobile version