By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pertahankan Kesenian Tradisional Diperlukan Inovasi Tanpa Harus Tinggalkan Pakem
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pertahankan Kesenian Tradisional Diperlukan Inovasi Tanpa Harus Tinggalkan Pakem

Last updated: 19 Juli 2022 10:01 10:01
Jatengdaily.com
Published: 11 Juli 2022 09:54
Share
SHARE

TEMANGGUNG (Jatengdaily.com) – Seni mudah untuk masuk ke sendi-sendi peradaban. Meski zaman berkembang dengan pesat, toh seni masih bisa bertahan meski harus masuk pada arah modernisasi. Lantas bagaimana dengan manusianya? Supaya bisa mempertahankan seni, maka diciptakanlah inovasi-inovasi seni supaya tetap menjadi nilai yang luhur.

Bahasan ini mengemuka dalam dialog parlemen media tradisional “Nguri-uri Kebudayaan Khas Temanggung” di Desa Gandu, Kecamatan Tembarak, Temanggung, (10/7/2022). Dalam acara itu turut ditampilkan kesenian tradisional seperti musik angklung, tarian kuda lumping, serta tari bako dan topeng.

Anggota DPRD Jateng M.Henry Wicaksono yang hadir sebagai pembicara dalam dialog tersebut menerangkan kesenian daerah yang ada di setiap desa atau daerah merupakan kekayaan yang luar biasa. Kesenian yang berasal dari tradisi leluhur bisa dijaga sampai sekarang.

“Nguri-uri Kebudayaan Khas Temanggung” di Desa Gandu, Kecamatan Tembarak, Temanggung, (10/7/2022). Dalam acara itu turut ditampilkan kesenian tradisional seperti musik angklung, tarian kuda lumping, serta tari bako dan topeng.Foto:ist

Peran para pelaku seni menjadi sangat penting, karena dengan berbagai inovasinya kesenian tradisional temanggung dapat dinikmati sampai sekarang, tentunya inovasi yang ada tidak merubah pakem, artinya inovasi yang ada justru memperkaya kesenian tidak merusak seni tradiasional.

“Saya kira banyak pelaku seni di Temanggung melakukan inovasi untuk melestarikan kesenian tidak hanya angklung, ada juga kesenian kuda lumping yag khas temanggung banyak, tiap desa lebih dari 3-5 kesenian. Ini kekayaan kita yg memang harus terus dikembangkan, harus terus diupayakan inovasi sehingga tiap tahun ada dinamika yang unggul. Intinya kita harus support teman-teman dan mengembangkan inovasi tanpa meninggalkan tradisi yang ada, inilah mengapa kita anjurkan inovasi ini tidak merubah pakem yang ada sejak dulu”, terang Sekretaris Komisi C.

Sependapat, Ahmad Khudlori, tokoh muda Temanggung pecinta seni, yang juga hadir sebagi pembicara menambahkan anak-anak muda sebagai generasi mendatang harus dikenalkan dengan kesenian tradisional. Menurutnya bagaimana bisa memikat anak-anak muda agar mau berperan aktif dalam kesenian adalah dengan berinovasi terhadap kesenian tersebut sehingga mudah diterima dan dinikmati oleh anak-anak muda.

Anggota DPRD Jateng M Henry Wicaksono menjadi pembicara pada Media Tradisional di Temanggung. Foto:ist

“Saya selaku pemerhati dan org yg mencintai kesenian berharap akan terus lestari, tanggung jawab kita sebagai pemuda harus bisa nguri-uri kebudayaan, kita melestarikan dan ikut terjun didalamnya, tentunya dengan berbagai macam inovasi yang tidak merusak pakem cerita dari nilai dan tatanan seni tersebut, spt tari bako dikembangkan dengan berbagai macam kolaborasi tarian, tapu tetap pada pakemnya, ini jadi bisa identitas dari tarian di temanggung”, tambahnya.

Pembicara lain Parsidi, ketua paguyuban angklung juga mengatakan, seni tradisional yang berinovasi tidak bisa meninggalkan pakem.st

You Might Also Like

Pemkab dan DPRD Demak Kompak Siapkan Perda Sumber Daya Air, Antisipasi Kekeringan dan Abrasi
Semen Gresik Borong Dua Penghargaan Bergengsi di Ajang IDEAS 2023
Jaringan Jalan Tol Akses IKN Nusantara Siap Fungsional Agustus 2024
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Hotel Metro Park View Gelar Coffee Morning di Kementerian Hukum & HAM Jawa Tengah
Bikin Panik, Waspadai Infodemi Covid-19 di Ruang Informasi Publik
TAGGED:Diperlukan InovasiNguri-uri Kebudayaan Khas TemanggungPertahankan Kesenian TradisionalTanpa Harus Tinggalkan Pakem
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?