in

Pilkades Kondusif dengan Dewasa Berdemokrasi

HS Fahrudin Bisri Slamet.

DEMAK (Jatengdaily.com) – Pilkades serentak di 183 desa adalah helat besar yang dinanti masyarakat, sekaligus sport jantung bagi sebagian pihak. Betapa tidak? Selain diharap terlahir para pemimpin yang berdedikasi mensejahterakan rakyat, di sisi lain dikhawatirkan muncul polemik seiring ketidakmampuan kelompok tertentu menerima kekalahan.

Sehubungan itu ajakan dan imbauan ‘Pilkades Damai, Guyub Rukun Mbangun Desa’ pun intensif digelorakan Forkompimda Kabupaten Demak. Tak terkecuali Ketua DPRD Kabupaten Demak HS Fahrudin Bisri Slamet, yang mengajak masyarakat untuk dewasa berdemokrasi demi terwujudnya pilkades kondusif.

“Yang harus masyarakat pahami, bahwa pilkades mestinya menjadi ajang kompetisi orang-orang baik. Sehingga terpilih yang terbaik untuk memimpin masyarakat penuh dedikasi,” ujarnya, pada talkshow di RSKW FM, Rabu (21/9/2022).

Artinya, lanjut politisi PDIP itu, melalui pilkades masyarakat belajar berdemokrasi yang baik, demokrasi yang sehat dan dewasa. Sehingga ketika jagonya kalah tidak perlu ‘ngamuk’.

“Boleh loyalitas dan mencintai jagonya. Tapi sebatas saat kompetisi pilkades. Setelah itu selesai. Kembali ke kehidupan normal, guyub rukun mbangun desa,” imbuhnya.

Prinsipnya terpenting, menurut Fahrudin Bisri Slamet, bagaimana masyarakat bisa menghargai perbedaan. Ketika kompetisi selesai ya selesai. Itu lah berdemokrasi secara dewasa. Sehingga beda pilihan tidak menjadikan permusuhan.

“Kunci keberhasilan pilkades ada empat. Pertama, jadilah pemilih yang cerdas. Kedua, bagi para kontestan jadilah pemimpin yang berdedikasi dan bermartabat. Ketiga, bagi panitia pilkades bekerjalah penuh integritas. Keempat, ketika beda pilihan bisa saling menghargai. Insya’Allah pilkades serentak 16 Oktober 2022 berlangsung kondusif tanpa ekses,” tandasnya. rie-yds

Written by Jatengdaily.com

Produser Proaktif, Agi Sugiyanto Yakin Dara Ayu dan Maulana Ardiansyah Bakal Hebat

Hendi Dikunjungi Fraksi PDIP DKI, Sinyal Cagub DKI?