SEMARANG (Jatengdaily.com) – Polisi terus melakukan pendalaman terhadap 25 saksi terkait kasus penemuan mayat terbakar yang diduga saksi hibah tanah di Mijen, Semarang, Iwan Boedi. Saksi yang diperiksa merupakan kerabat korban dan keluarga.
“Tim gabungan, Polrestabes Semarang, Polda Jateng dan Mabes Polri saat ini sedang pendalaman-pendalaman saksi,” kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal Alqudusy, di Loby Mapolda Jateng, Senin (19/9/2022).
Dia menyebut, 25 saksi itu diantaranya delapan orang meliputi anggota keluarga atau kerabat dan delapan orang lagi yakni masyarakat sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Sisanya adalah teman-teman korban atau rekan kantor Iwan, sedangkan luka tubuh korban belum diketahui masih dalam pemeriksaan Biddokkes Polda Jateng.
“Dari Dokkes Kesehatan, jenazah mati terlebih dulu sebelum dibakar. Luka tusuk belum diketahui. Temuan di TKP sementara hanya bahan bakar bensin,” ungkapnya.
Hingga saat ini, petugas masih melakukan pencarian organ tubuh bagian kepala yang masih belum ditemukan. Penyisiran TKP bahkan telah diperluas dengan mengerahkan 100 personel.
“Pencarian Kepala masih berlangsung. Ada ratusan anggota polri dikerahkan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Iwan Boedi, PNS Bapenda Kota Semarang dilaporkan hilang sehari sebelum menjalani pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Jateng sebagai saksi kasus korupsi pengalihan aset. Setelah dua pekan menghilang, publik Kota Semarang digegerkan dengan penemuan mayat tanpa kepala di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang.
Mayat itu pun mengarah ke Iwan Boedi karena di sekitarnya ditemukan barang-barang milik PNS Bapenda Kota Semarang itu seperti sepeda motor dinas, komputer jinjing, hingga telepon seluler. adri-she


