By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Presiden Minta Jajarannya Persiapkan Hadapi Ketidakpastian Global
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Presiden Minta Jajarannya Persiapkan Hadapi Ketidakpastian Global

Jatengdaily.com
Published: 15 Juni 2022 06:17
Share
Presiden. Foto: setkab
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta untuk menyiapkan diri hadapi ketidakpastian global yang dipenuhi ancaman krisis pangan dan energi serta inflasi.

“Kita semuanya betul-betul harus menyiapkan diri mengenai ini. Pangan harus betul-betul disiapkan betul, energi betul-betul harus dikalkulasi betul karena separuh dari energi kita itu impor. Kita ini negara besar, pangannya juga butuh pangan yang besar, energinya juga butuh energi yang besar, baik untuk kendaraan, maupun untuk industri, untuk rumah tangga dan lain-lainnya,” ujar Presiden dilansir dari laman setkab.

Kepala Negara meyakini di tengah tantangan dalam menghadapi ketidakpastian tersebut juga terdapat peluang yang dapat dimanfaatkan oleh Indonesia.

“Ancaman krisis pangan ini juga bisa kita jadikan peluang karena lahan kita yang besar banyak yang belum dimanfaatkan, banyak yang belum produktif,” ujarnya.

Presiden pun kembali menekankan pentingnya kepekaan dalam menghadapi situasi ketidakpastian saat ini.

“Bank Dunia, IMF menyampaikan bahwa akan ada kurang lebih 60 negara yang akan ambruk ekonominya, yang 40 diperkirakan pasti. Inilah ketidakpastian yang tadi saya sampaikan, kita semuanya harus tahu, harus mempunyai kepekaan, harus mempunyai sense of crisis,” ujarnya.

Kepala Negara meminta jajarannya untuk dapat mengelola anggaran pemerintah dengan mengedepankan tiga hal yaitu efisiensi, nilai tambah, dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

“Belanja pemerintah, belanja pemerintah pusat dan belanja pemerintah daerah, itu harus memiliki tiga hal yang penting. (Pertama), menciptakan nilai tambah. Jangan beli hanya beli, belanja hanya belanja, harus memberikan nilai tambah pada negara ini. Yang kedua, bisa membangkitkan pertumbuhan ekonomi dalam negeri, men-trigger pertumbuhan ekonomi. Yang ketiga, memang efisien, ini harus,” pungkasnya. she 

 

You Might Also Like

Dampak El Nino terhadap Kesehatan Masyarakat Harus Diantisipasi dengan Baik
Moment Bertemunya Mbak Ita dan Yoyok Sukawi, Tertawa dan Saling Canda Bersama di Acara Panser Biru
Telkom Akuisisi Tower Indosat, Perkokoh Posisi Mitratel sebagai Independen Tower Provider
Undip Hibahkan Alat Produksi Asap Cair di Desa Kataan Temanggung
Kapolri Pantau Brexit, Rekayasa Lalin Antisipasi Kemacetan
TAGGED:Ketidakpastian GlobalPresiden
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?