By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Riesanti dan Gunoto akan Bedah Buku ‘Gayatri: Akuntan Majapahit’
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsSeni Budaya

Riesanti dan Gunoto akan Bedah Buku ‘Gayatri: Akuntan Majapahit’

Last updated: 27 Oktober 2022 07:01 07:01
Jatengdaily.com
Published: 27 Oktober 2022 07:01
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Bedah buku Gayatri: Akuntan Majapahit karya Dr Novrida Qudsi Lutfillah, dosen Politeknik Negeri Malang, secara daring akan diselenggarakan besok Minggu, 30 Oktober 2022, mulai pukul 15.30. Pembedahnya adalah Direktur PPAK Universitas Surabaya Dr Riesanti Edie Wijaya dan Ketua Umum Dewan Kesenian Jawa Tengah Gunoto Saparie.

Gunoto mengatakan, buku yang dibedah tersebut merupakan terbitan Penerbit Peneleh, Malang, setahun lalu. Meskipun demikian, buku setebal 326 halaman itu masih aktual dan menarik untuk diperbincangkan. Apalagi sebelum ini sosok Gayatri, istri Raja Majapahit Raden Wijaya itu, tidak pernah disebut-sebut sebagai akuntan.

Menurut Gunoto yang juga Ketua Umum Satupena Jawa Tengah itu, nama Gayatri sendiri dalam sejarah memang kurang populer dibandingkan dengan Raden Wijaya, Hayam Wuruk, Patih Gadjah Mada, bahkan masih kalah menonjol dibandingkan Tribhuana dan Suhita. Barangkali hal itu terjadi, karena tidak banyak sumber sejarah yang mencatat nama dan aktivitasnya di Kerajaan Majapahit.

Padahal, demikian Gunoto, sosok Gayatri membuktikan, peran perempuan telah ada sejak zaman dulu. Perempuan hebat, cantik, dan cerdas, yang selain seorang akuntan, ia sesungguhnya juga arsitek politik Kerajaan Majapahit saat itu. Gayatri berada di belakang kemajuan peradaban dan kebudayaan Majapahit.

“Buku karya Novrida ini menunjukkan bagaimana Indonesia ternyata memiliki pengetahuan akuntansi sendiri. Ia lahir dari kondisi lingkungan, situasi ekonomi dan sosial yang sesuai dengan nilai dan ciri khas Indonesia,” ujarnya.st

 

You Might Also Like

Survei Kemendikbudristek Kekerasan Seksual Terbanyak Terjadi di Perguruan Tinggi
SIG Pasok 98 Ribu Ton Semen untuk Tol Serang–Panimbang, Dorong Akselerasi Ekonomi Banten Selatan
Zainal Petir Soroti Dugaan Aipda Robig Terlibat Narkoba: “Ada yang Janggal Sejak Awal”
IndigoSpace SDK Semarang Diresmikan, Telkom Dukung Kolaborasi Komunitas Kreatif dan Digitalisasi UMKM
MAJT Hidupkan Tradisi Salawat Nariyah 4444 Kali, Menggema Setiap Kamis Kedua
TAGGED:Bedah Buku ‘Gayatri: Akuntan Majapahit’dosen Politeknik Negeri Malangkarya Dr Novrida Qudsi LutfillahRiesanti dan Gunoto
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?