By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Siswa-Siswi SLB Negeri 1 Demak Peringati Hardiknas Bersama Ganjar Pranowo
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Siswa-Siswi SLB Negeri 1 Demak Peringati Hardiknas Bersama Ganjar Pranowo

Last updated: 13 Mei 2022 17:06 17:06
Jatengdaily.com
Published: 13 Mei 2022 17:05
Share
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didampingi Bupati Demak dr Hj Eisti'anah dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah Dr Uswatun Hasanah saat menyaksikan siswi-siswi dari kelas tuna rungu SLB Negeri 1 Demak, membawakan tari tradisional. Foto: sari
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Setelah dua tahun tak diperingati secara terbuka karena pandemi COVID-19, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2022 kembali digelar di negeri ini. Istimewanya lagi, di SLB Negeri 1 Demak yang dahulu bernama SLB Yayasan Pendidikan Luar Biasa (Yaspenlub) Demak siswa-siswinya memperingati Hardiknas bersama sejumlah tamu istimewa.

Tetamu itu adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Di samping pula Bupati Demak dr Hj Eisti’anah serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah Dr Uswatun Hasanah.

Lebih istimewanya lagi, Pak Ganjar, demikian Gubernur Jawa Tengah itu biasa disapa, tak hanya memberi kesempatan para tokoh perintis SLB Yaspenlub Demak dan orang tua murid untuk mencurahkan isi hati mereka, namun juga membagikan sejumlah hadiah pada siswa-siswi berkebutuhan khusus yang berani dan percaya diri menampilkan keistimewaan mereka.

Mayla, siswi kelas 3 SMA SLBB mengaku senang. Karena tak hanya bisa tampil menari di depan Gubernur, Bupati, dan tamu-tamu lainnya, dirinya juga mendapatkan hadiah sebuah HP dari Gubernur Ganjar Pranowo.

Sementara itu sebagaimana disampaikan Ruslan dan Ridwan, keduanya guru SLB Yaspenlub Demak yang telah purna tugas, pertama kali didirikan pada 1976 SLB yang beralamat di Kelurahan Bintoro Kecamatan Demak itu hanya memiliki enam murid.

“Berawal dari keprihatinan kami melihat anak-anak berkebutuhan khusus ini tanpa ada penanganan khusus,” ujarnya, Jumat (12/5/2022).

Maka supaya nantinya tidak dianggap sebagai orang tak berguna, didirikanlah SLBB (khusus tuna rungu) dengan fasilitas seadanya. Tentunya sebuah awal perjuangan yang tak mudah, terlebih karena saat itu muncul stigma dari masyarakat berupa sebutan sebagai ‘guru bisu’ dan ‘guru edan’ bagi para pendidik anak-anak tuna rungu dan tuna grahita.

Namun semangat menjadikan anak-anak difabel ini sebagai insan yang mandiri tak menyurutkan Ridwan, Ruslan dan Jonocitro pendiri Yayasan Pendidikan Luar Biasa (Yaspenlub) Demak membangun sekolah khusus bernama SLB Yaspenlub Demak pada 1978.

Bahkan dengan dana operasional sangat minim sumbangan beberapa donatur, SLB Yaspenlub Demak berupaya menjaga amanah yang dititipkan itu agar terawat dengan baik. Hingga kini berkembang dan mampu mengasuh 250an siswa-siswi penyandang disabelitas.

Meski setiap tahun mendapatkan bantuan dari Pemprov Jateng, di samping dana partisipasi masyarakat, namun karena masih berstatus sekolah swasta tentunya menjadikan pengelolaan SLB Yaspenlub Demak kurang optimal. Sehingga kemudian H Kurnen sebagai Ketua Yaspenlub Demak, Wati selaku kepala SLB B dan Muchson sebagai Kepala SLBC bersama mengajukan peningkatan status menjadi SLB Negeri 1 Demak.

Sepakat dengan para pendiri dan pengelola SLB Yaspenlub Demak, Ganjar Pranowo berpendapat, anak istimewa harus diberi ruang yang istimewa juga. Maka saat telah ada akses dan berkembang bagus, harus dikelola dengan baik.

“Ditambah pula adanya dukungan dan semangat orang tua murid yang ingin anak-anak mereka yang berkebutuhan khusus menjadi insan mandiri, optimis bakal mengikis stigma masyarakat yang memandang sebelah mata para penyandang difabel,” kata Gubernur Ganjar Pranowo.

Sehubungan itu, berkoordinasi dengan pemda terkait penyediaan lahan, gubernur menjanjikan pembangunan infrastruktur sekolah. Sehingga anak-anak berkebutuhan khusus itu semakin nyaman belajar. Lengkap dengan sarana prasarana pelatihan life skill sebagai bekal mereka semakin mandiri selulusnya dari SLB Negeri 1 Demak nantinya. rie-yds

You Might Also Like

Resmi Jabat Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto akan Wujudkan Parlemen Modern dalam Menjaring Aspirasi
Kunjungan Resmi Presiden Prabowo ke Thailand Pererat Hubungan Strategis Dua Negara
Profesi Ners Unissula Sumpah 106 Perawat Baru, Dekan: Lulusan Kami Punya Skill Mumpuni
Satu Dekade Transformasi, SIG Perkuat Kolaborasi, Ciptakan Peluang Baru Menjadi Perusahaan Penyedia Bahan Bangunan Terdepan
Sepi Order Pijat, 180 Tuna Netra ‘Sambat’ ke Disnaker
TAGGED:Ganjar PranowoHardinas 2022hari pendidikan nasionalkabupaten demakSLB Negeri 1 Demak
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?