By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Survei BMKG, Gempa Cianjur Ternyata Dipicu oleh Pergeseran Sesar Baru Patahan Cugenang
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Survei BMKG, Gempa Cianjur Ternyata Dipicu oleh Pergeseran Sesar Baru Patahan Cugenang

Last updated: 9 Desember 2022 18:12 18:12
Jatengdaily.com
Published: 9 Desember 2022 18:12
Share
Dampak kerusakan akibat gempa Cianjur yang berkekuatan 5,6. Foto: BMKG
SHARE

CIANJUR (Jatengdaily.com0 – Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati melakukan survey untuk tracing jejak patahan dan pengukuran retakan di lokasi yang diperkirakan sebagai epicenter gempa bumi Cianjur.

Survei yang dilakukan selama tiga hari dan difokuskan di beberapa wilayah antara lain Desa Sarampad, Talaga, Cijedil, dan Cibulakan. Berdasarkan hasil survei lapangan surface rupture (rekahan permukaan tanah), sebaran titik longsor dan kerusakan lahan teridentifikasi bahwa arah surface rupture yang diduga sebagai jurus patahan menunjukkan arah sesuai focal mechanism gempabumi, yaitu berarah N 347°E.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyebutkan jika gempa Cianjur berkekuatan 5,6 magnitudo dipicu pergeseran sesar baru yang dinamakan Patahan Cugenang. Patahan tersebut membentang sepanjang 9 Kilometer melintasi sembilan desa di dua kecamatan.

“Sembilan desa yang dilintasi garis patahan tersebut ialah 6 desa di Kecamatan Cugenang yang terdiri dari Desa Cibeureum, Desa Nyalindung, Desa Mangunkerta, Desa Sarampad, Desa Cibulakan, dan Desa Benjot. 2 desa di Kecamatan Pacet yaitu Desa Ciherang, Desa Ciputri. Selain itu ada juga satu desa lainnya di ujung patahan yakni Desa Nagrak Kecamatan Cianjur,” paparnya dilansir dari laman BMKG, Jumat (9/12/2022).

Pada kesempatan yang sama Kepala BMKG bertemu dengan Bupati Cianjur untuk menyampaikan Rekomendasi Kelayakan Lahan Hunian Tetap (Huntap) yang dievaluasi BMKG berdasarkan jenis dan kondisi tanah, jarak lokasi lahan terhadap episenter, tingkat guncangan tanah dalam skala MMI (Modified Mercalli Intensity) yang terukur dari jaringan accelerograph dan nilai percepatan tanah maksimum (Peak Ground Acceleration).

Dwikorita juga melakukan pendampingan kunjungan Presiden Joko Widodo hari Kamis (08/12/2022) bersama MenkoPMK, Menteri PUPR, Kepala BNPB, Gubernur Jabar dan Bupati Cianjur untuk menemui para pengungsi dan menyerahkan bantuan stimulan rumah kepada warga bencana gempabumi Cianjur. she

You Might Also Like

PKS Jateng Restui Joko Paloma-Wiwaha di Pilkada Sukoharjo
Terlambat Bayar THR, 21 Perusahaan Terancam Sanksi
Ini Tujuh Pelanggaran Yang Kena Tilang di Operasi Zebra Yang Berlangsung Dua Pekan
Tingkatkan Keselamatan, Polda Jateng Lakukan Ramp Chek
Pasar Raya 2025 Resmi Dibuka di TBJT Surakarta, Libatkan Ratusan Seniman
TAGGED:bmkggempa cianjurPatahan Cugenang
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?