By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tanah Longsor di Sukabumi, Dua Orang Meninggal
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tanah Longsor di Sukabumi, Dua Orang Meninggal

Last updated: 21 Juli 2022 17:02 17:02
Jatengdaily.com
Published: 21 Juli 2022 17:02
Share
Tim gabungan berupaya mengevakuasi korban tertimbun longsoran di Sukabumi. Foto: bnpb
SHARE

SUKABUMI (Jatengdaily.com) – Dua pekerja bangunan meninggal dunia tertimpa reruntuhan bangunan dan material yang longsor di Desa Giri Jaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, Rabu (20/7/2022).

Hasil asesmen sementara, tanah longsor terjadi karena kondisi tanah yang labil di sekitar lokasi proyek yang sedang dikerjakan oleh dua korban bersama rekan-rekannya. Peristiwa tanah longsor ini juga mengakibatkan satu unit rumah mengalami rusak berat dan 2 KK terpaksa mengungsi.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Ph.D dalam keterangan tertulis Kamis (21/7/2022) menyebutkan, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi dan unsur TNI-Polri, Pemadam Kebakaran, instansi terkait serta masyarakat setempat bergotong-royong mengevakuasi dua korban yang tertimbun material longsoran dengan menggunakan alat seadanya.

“Hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi hingga Jumat (22/7), sebagaimana menurut informasi prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika,” jelasnya.

Sebagai antisipasi dan mencegah terjadinya bencana susulan, maka Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau kepada pemangku kebijakan di daerah bersama masyarakat dapat melakukan segala upaya yang merujuk pada mitigasi dan peningkatan kesiapsiagaan.

Masyarakat yang tinggal di sekitar lereng tebing dan bantaran sungai agar lebih meningkatkan kewaspadaan. Hujan deras bisa menyebabkan penggemburan tanah yang dapat memicu terjadinya pergerakan tanah di lereng tebing. Oleh sebab itu, apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dengan durasi lebih dari satu jam, maka masyarakat khususnya yang tinggal di lereng tebing diimbau agar evakuasi sementara secara mandiri ke lokasi yang lebih aman. yds

You Might Also Like

Langit Memerah, Hati Bertakbir: Ratusan Jamaah Khusyuk Ikuti Shalat Gerhana di MAJT 
Siapkan Generasi Muda Unggul, Semen Gresik Salurkan Beasiswa kepada Mahasiswa PTN Prasejahtera Berprestasi di Rembang dan Blora
Cegah Banjir, Ratusan Bibit Durian dan Matoa Ditanam di Bendungan Logung
Imigrasi Tingkatkan Layanan Paspor Simpatik
Komisi X DPR Minta Matangkan Rencana PTM
TAGGED:bnpbbpbd sukabumisukabumitanah longsor
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?