By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tradisi Syawalan Berbagai Daerah di Jateng
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
JedaNewsSeni Budaya

Tradisi Syawalan Berbagai Daerah di Jateng

Last updated: 9 Mei 2022 16:30 16:30
Jatengdaily.com
Published: 9 Mei 2022 16:22
Share
Dokumentasi Syawalan di Solo beberapa tahun lalu. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Tradisi Syawalan menjadi agenda budaya di berbagai daerah Jawa Tengah. Prosesi ini sebenarnya digelar rutin tiap tahun pascalebaran, namun dua tahun terakhir absen karena pandemi COVID-19.

Sejumlah daerah menggelar kegiatan tersebut dengan ragam prosesi yang berbeda. Mulai dari Grebeg Kupat, Lomban, hingga menerbangkan balon udara. Syawalan menjadi momen untuk saling memaafkan, dan masyarakat mengekspresikan dengan berbagai kegiatan sesuai kultur budaya di daerahnya.

Baca Juga: Syawalan di Demak, Wujud Syukur Limpahan Hasil Laut

Grebeg Syawalan Solo
Di Kota Solo, sepekan pascalebaran Idul Fitri selalu digelar Grebeg Syawalan atau Kupatan. Tahun ini Grebeg Syawalan digelar di Taman Satwa Taru Jurug Solo Minggu (8/5/2022).

Seperti tahun-tahun lalu, sebelum pandemi COVID-19, Grebeg Syawalan di Solo dimeriahkan dengan kirab gunungan ketupat beserta sayur mayur. Kemudian masyarakat atau pengunjung akan saling berebut ketupat tersebut yang disebar. Prosesi lain juga digelar pertunjukan sendratari perjalanan Jaka Tingkir.

Lomban di Jepara

Tradisi lomban di Jepara pada perayaan Syawalan. Foto: dok.pemkab jepara

Syawalan di Kabupaten Jepara digelar dengan Pesta Lomban atau Festival Kupat Lepet Senin (9/5/2022). Pesta Lomban ini puncaknya adalah pelarungan kepala kerbau di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujungbatu Jepara. Selain itu Festival Ketipat di Pantai Kartini Jepara.

Prosesi serupa juga biasa digelar di Kabupaten Demak dalam memeriahkan Syawalan. Di Demak, ritual sedekah laut menjadi puncak acara Syawalan karena sebagian penduduk Demak adalah nelayan. Dalam kegiatan ini juga ada prosesi larungan di laut. Warga memaknai Syawalan sebagai momen mempererat silarurahmi.

Balon Udara

Tradisi balon udara di Pekalongan. Foto: dok pemkot pekalongan

Berbeda lagi Syawalan di Kota Pekalongan dan Kabupaten Wonosobo. Kedua daerah ini menggelar Syawalan dengan menerbangkan balon udara. Namun sesuai dengan peraturan baru, balon udara tersebut sekarang harus ditambatkan sehingga tidak terbang liar yang bisa mengganggu penerbangan.

Di Wonosobo pekan lalu menggelar kegiatan di empat lokasi festival balon udara yakni di Desa Karang Luhur dan Desa Sudung Dewo Kecamatan Kertek, Desa Semayu Kecamatan Selomerto, dan Kecamatan Kalikajar. Festival balon udara ini digelar 3-8 Mei 2022.

Kota Pekalongan pihak Pemerintah Kota Pekalongan bersama Komunitas Balon Sedulur Balon Kota Pekalongan,menggelar Festival Ballon Attraction Pekalongan 2022 Minggu (8/5/2022), sebagai sarana menyambung persaudaraan antara komunitas itu. yds

You Might Also Like

Pemain PSIS Jalani Tes Swab di Balai Kota Semarang
Sukses sebagai Pengusaha, Lenny Hartono Cuma Berbekal Sekolah Kelas 1 SMP
Undip dan UNICEF Ajak Posyandu Antisipasi Dampak COVID-19 Pada Ibu Hamil
Swasembada Dipercepat, Indonesia Tidak Lagi Impor Beras
Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Dihentikan Dua Pekan
TAGGED:Jatengkupatan di jatengsyawalantradisi budaya
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?