By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Ubah Mustahik jadi Muzaki, Baznas Launching 1.000 ZChicken
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ubah Mustahik jadi Muzaki, Baznas Launching 1.000 ZChicken

Last updated: 6 Februari 2022 21:44 21:44
Jatengdaily.com
Published: 6 Februari 2022 21:40
Share
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng Dr KH Ahmad Darodji MSi Sekretaris Moh Ahyani, Wakil Ketua Dr H Rozihan, KH Ahmad Hadlor Ihsan dan KH Sholihul Huda menyampaikan penjelasan kepada wartawan. Foto:ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng, Senin pagi besok (7/2) akan melaunching usaha waralaba berbasis zakat produktif. Launching akan dilakukan Gubernur Jateng di halaman kantor Jalan Pahlawan Semarang.

‘’Semoga usaha zakat produktif ini bisa mengubah dari mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (orang yang wajib mengeluarkan zakat),’’ kata Ketua Baznas Jateng Dr KH Ahmad Darodji MSi, pada koordinasi jelang Launching ZChicken, Minggu (6/02).

Saat menyampaikan keterangan pers, Kiai Darodji didampingi Sekretaris Moh Ahyani, Wakil Ketua Dr H Rozihan, KH Ahmad Hadlor Ihsan dan KH Sholihul Huda.

Kiai Darodji menjelaskan, Baznas RI membangun unit usaha waralaba yang disebut ZChicken. Z itu zakat. Artinya dana yang dipergunakan adalah zakat yang masuk dari masyarakat. Sedang Chicken itu adalah ayam. Jadi ZChicken adalah dana zakat yang kita salurkan kepada muzaki dalam bentuk usaha jualan ayam goreng . Ya seperti ayam crispy yang sudah biasa kita nikmati itulah. Dan ini Insya Allah lebih enak,’’ katanya.

Jawa Tengah, lanjut Kiai Darodji,ditunjuk Baznas RI sebagai tempat launching 1.000 ZChicken se-Jawa. Dari 1.000 unit itu, Jawa Tengah mendapat 250 unit. Dari 250 unit tersebut akan diberikan kepada mustahik di lima kabupaten dan kota, yakni Kota Semarang, Kendal, Kabupaten Semarang, Brebes, dan Tegal.

‘’Nanti akan ada pelatihan mustahik, pemberian bantuan modal dan pemberian bantuan gerobak. Selain itu akan kita berikan bantuan pendampingan bagaimana menjaga kelangsungan bisnisnya dan manajemen keuangannya agar usahanya tidak macet serta perhitungan bisnisnya tidak rugi,’’ katanya. Para pendamping yang diambil dari penyuluh agama itu secara periodik akan menyampaikan laporan monitoring dan evaluasinya kepada Baznas.

 

Pemasok Bahan Baku

Menurut Kiai Darodji, selama ini praktik pembinaan itu sudah dilakukan terhadap penerima bantuan modal dari Baznas Microfinance. ‘’Kami harapkan nanti juga akan terbentuk kelompok pemasok bahan baku yang berupa ayam, bumbu dan lain-lain yang juga berasal dari para mustahik,’’ katanya.

Keberhasilan program itu bukan saja berdampak pada kemampuan ekonomi dan kemandirian mustahik tetapi sekaligus akan menjadi kontribusi pengentasan kemiskinan.

‘’Kan menurut Pak Gubernur pengentasan kemiskinan ini harus di keroyok bareng-bareng oleh kita,’’ katanya.

Peran Baznas Provinsi Jawa Tengah dalam pengentasan kemiskinan menurut Sekretaris Moh Ahyani antara lain melalui pelatihan kuliner makanan kecil diikuti 1.655 orang sebesar Rp. 2.154.445.000,- pelatihan sertifikasi jasa konstruksi diikuti 1.279 orang sebesar Rp. 863.009.000,-.

‘’Adapun pelatihan wirausaha potong rambut diikuti 75 orang sebesar Rp. 174.800.000,- pelatihan budi daya lele bioflok, jangkrik, cacing sutra dan smart farming diikuti 718 orang sebesar Rp. 1.060.350.000,-,’’ katanya.

Kegiatan lainya yaitu pelatihan stir dan montir mobil diikuti 288 orang sebesar Rp. 525.940.000,- pelatihan pemberdayaan disabilitas bidang mekanik diikuti 50 orang sebesar Rp. 167.750.000,- Untuk pelatihan bidang usaha laundry diikuti 417 orang sebesar Rp. 833.665.000,- pelatihan pengrajin bahan baku bambu diikuti 50 orang sebesar Rp. 62.500.000,-

Pelatihan pemberdayaan pertanian organik diikuti 101 orang sebesar Rp. 160.075.000,- pelatihan pembuatan eco enzyme diikuti 298 orang sebesar Rp. 17.500.000,- Pelatihan juru sembelih halal diikuti 118 orang sebesar Rp. 320.105.000,-

Tak ketinggalan ada pelatihan perawatan jenazah diikuti 802 orang sebesar Rp. 128.875.000,- dan juga pelatihan pengolahan sampah menjadi pupuk serta pakan ternak diikuti 107 orang sebesar Rp. 400.025.000,- ‘’Semoga ikhtiar mengentaskan kemiskinan melalui zakat produktif ini berhasil,’’ katanya.st

You Might Also Like

Cegah Kecelakaan di Jalan Tol, Tim Gabungan Razia Truk Odol
Pemkab Kendal dan Semen Gresik Bersinergi Kelola Sampah Berteknologi RDF
Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Upacara HUT RI di YPP 17 Semarang
550 Warga Sekitar Gunung Semeru Mengungsi
PLN Icon Plus dan Transvision Jalin Kerjasama untuk Hiburan Digital Indonesia
TAGGED:Baznas JatengBaznas RILaunching ZChickenUbah Mustahik jadi Muzaki
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?