SEMARANG (Jatengdaily.com) – Polda Jawa Tengah memprediksi bakal ada 13 juta masyarakat yang mudik saat libur Natal dan Tahun Baru. Untuk mengantisipasi kemacetan, petugas menyiapkan tim urai di masing masing penggal jalan tol dan jalur pantura oleh masing masing Polres.
“Peningkatan arus diprediksi terjadi pada H-1 atau tanggal 30 Desember 2023. Terkait one way, konsep sudah kita siapkan tapi menunggu petunjuk dari Mabes Polri untuk pelaksanaannya,” kata Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi usai Rapat Lintas Sektoral Persiapan Operasi Lilin Candi 2023/2024 Senin, (18/12).
Dia memprediksi sekitar 13 juta masyarakat mudik ke Jawa Tengah, jumlah ini naik sekitar 124 persen dibandingkan tahun lalu. Maka dari itu, Polda Jateng akan menerjunkan sebanyak 15.700 personel yang akan disebar di 279 titik pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu guna mengamankan kegiatan masyarakat selama Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
“Pengamanan akan berfokus pada kegiatan masyarakat selama Natal dan Tahun baru terutama kegiatan Misa atau ibadah yang dilaksanakan di 3.543 gereja di seluruh Jawa Tengah, termasuk juga objek wisata yang menjadi destinasi masyarakat selama libur Natal dan Tahun baru,” ungkapnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan selama musim liburan Natal dan tahun baru. “Kalau perlu pakai masker dan biasakan hidup sehat,” tandasnya.
Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana mengatakan kegiatan rapat lintas sektoral ini sangat diperlukan untuk menyatukan persepsi petugas di lapangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita akan mendukung pelaksanaan kegiatan operasi dan akan berkolaborasi dengan TNI dan Polri, Nanti dari Satpol PP, Dishub serta fungsi lain yang terkait akan ikut diterjunkan dalam pengamanan natal dan tahun baru,” kata Nana Sudjana.
Dirinya juga memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat baik BBM maupun sembako akan terjamin selama nataru
“Kita sudah rapatkan dan hasilnya selama Natal Tahun Baru dan selama pemilu stok ketersediaan kebutuhan masyarakat sangat tercukupi. Tinggal kita awasi pasokan dan distribusinya,” pungkasnya.she-St


