By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: 50 LPMK Kota Semarang Studi Banding ke Kali Code, Wali Kota Berharap Hasilnya Dipraktikkan di Wilayahnya
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

50 LPMK Kota Semarang Studi Banding ke Kali Code, Wali Kota Berharap Hasilnya Dipraktikkan di Wilayahnya

Last updated: 11 Juni 2023 16:35 16:35
Jatengdaily.com
Published: 11 Juni 2023 16:35
Share
Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu ketika memberi sambutan pelepasan peserta Kunker LPMK ke Yogyakarta, didampingi Ketua Forum LPMK Kota Semarang Ahmad Fuad (kanan) dan Kepala DP3A Kota Semarang Ulfi Imran Basuki,Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) Walikota Semarang Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu menyatakan akan terus berusaha mengatasi genangan air akibat banjir di Kota Semarang antara lain dengan menambah pompa di berbagai titik pusaran banjir. Dengan adanya pompa tersebut diharapkan air di lahan banjir segera surut.

Untuk merealisasikan hal tersebut dibutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Lurah harus benar-benar memahami daerah dan potensi SDM yang ada. Para tokoh masyarakat sudah banyak yang terwadahi salah satunya adalah di Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK). Sinergitas dan persamaan persepsi dalam membangun wilayah harus terus dibangun secara berkesinambungan.

“Itulah satu hal yang dibutuhkan masyarakat Kota Semarang. Mereka butuh daerahnya tidak kebanjiran,” kata Mbak Ita, panggilan akrabnya, saat melepas keberangkatan 50 rombongan bersama Pengurus LPMK Kota Semarang dalam kegiatan kunjungan di Kali Code, Yogyakarta, Minggu (11/6/2023).

Kunjungan kerja selama dua hari tersebut dilaksanakan bersama dengan Kantor DP3A Kota Semarang.

Ita menambahkan ada tiga hal yang dibutuhkan masyarakat Kota Semarang. Pertama, kebutuhan bahan pokok tersedia. Kedua, biaya kesehatan terjangkau dan ketiga, wilayahnya tidak kebanjiran.

Karena itu, lanjutnya, keberangkatan para tokoh masyarakat yang tergabung dalam LPMK untuk melakukan studi tiru di Yogyakarta sangat tepat terutama untuk mewujudkan waterfront city.

Hasil selengkapnya nanti diharapkan bisa dipraktikkan di daerahnya masing-masing. Apalagi masyarakat di tepian sungai di Semarang sudah banyak yang hidup berkecukupan bahkan sudah ada yang usaha rental mobil.

“Ini sejalan dengan program pemkot yang akan terus meminimalisir dampak banjir berkelanjutan. Kami akan fokus mendata daerah banjir untuk segera dipasang pompa sehingga masyarakat bisa merasakan kenyamanan. Selain itu juga diupayakan prnambahan jalan masuk di sudut-sudut jalan kelurahan,” jelasnya sambil menambahkan kalau dalam jangka dekat ini akan membekali para lurah untuk mengenal lebih dekat wilayahnya. St

You Might Also Like

Pasca Tiga Pasien Dinyatakan Sembuh, Solo Bebas Pasien Positif Corona
Pemerintah Segera Salurkan Bantalan Sosial Tambahan, Ini Jenisnya
Mahasiswa Unnes Giat 11 Edukasi Siswa SDN 01 Cukil Lakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat
Dirut Polimarin Semarang Kena Prank Dirjen Pendidikan Vokasi
Mendagri Ancam Tak Beri Izin Ormas Anti-Pancasila
TAGGED:50 LPMK Kota SemarangDipraktikkan di WilayahnyaStudi Banding ke Kali CodeWali Kota
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?