By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Balita Makan dan Menyusu Berkurang Karena Batuk Pilek Segera Ke Faskes
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Balita Makan dan Menyusu Berkurang Karena Batuk Pilek Segera Ke Faskes

Last updated: 13 Juli 2023 10:56 10:56
Jatengdaily.com
Published: 13 Juli 2023 10:56
Share
Ilustrasi bayi. Foto: pixabay.com
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) -Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mencatat 20.511 balita di wilayahnya terserang penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) pnemoni balita. Bagi masyarakat yang mengalami batuk, pilek, demam bisa segera dibawa ke fasilitas kesehatan (Faskes) terdekat. Khususnya kepada bayi dan balita yang alami makan serta menyusunya berkurang.

“Kalau balita, dikhawatirkan pnemoni. Jadi datang ke Faskes untuk dilakukan screening dengan cara apakah ada tarikan dinding dalam, sesak nafas atau tidak, untuk mengindikasi sedini mungkin,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jateng, Rahmah Nur Hayati, Rabu (12/7/2023).

Dia meminta masyarakat waspada, khsususnya bagi orangtua yang memiliki balita lantaran masih tingginya angka kematian pada bayi dan balita karena pneumonia.

“Untuk kasusnya (ISPA), Januari-Juni itu fluktuatif. Antara tiga ribu sampai empat ribuan. Jadi tidak ada kenaikan, tetap sama. Tapi memang ada sedikit kenaikan dari tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Terkait pencegahanya ISPA, Dinkes Jateng meminta masyarakat untuk senantiasa menjaga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kemudian apabila alami batuk, dihimbau untuk senantiasa memakai masker ketika berpergian.

“Ini kan belum ada kenaikan, karena kan masih awal ya badai El Ninonya. Jadi jangan lupa makan makanan bergisi juga. Terus jaga kesehatan dan istirahat yang cukup,” ujarnya.

Sedangkan mengenai pnemoni banyak penyebabnya dantaranya mikroorganisme, lingkungan seperti orang tua perokok, polusi udara di dalam rumah, asap pembakaran sampah, hingga asap tungku kayu yang bisa meningkatkan risiko pada bayi dan balita.

“Maka tahun ini, pemerintah sangat konsen pada pnemoni, salah satunya dengan vaksin PCV (Pneumococcal Conjugate Vaccine) yang dulu tidak dibiayai pemerintah, saat ini sudah di gratiskan,” tutupnya. adri-she

You Might Also Like

Kapolres dan Dandim Blusukan Kampung, Bagikan Bantuan Pangan Sembari Edukasi Prokes
Tim Ekspedisi Dirikan Tugu Galawi di Puncak Gunung Slamet
Kemah Rohis Virtual, Ganjar Ajak Anggota Rohis Bersikap Toleran
Presiden Instruksikan Libur dan Cuti Akhir Tahun Dikurangi
Lanjutkan Revitalisasi Bahasa Daerah, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Gelar Koordinasi Pakar
TAGGED:Balita Makan dan Menyusu BerkurangDinkes Jateng
Share This Article
Facebook Email Print
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?