By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Dampak Kebakaran Depo Pertamina Plumpang,1.085 Jiwa Mengungsi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dampak Kebakaran Depo Pertamina Plumpang,1.085 Jiwa Mengungsi

Last updated: 4 Maret 2023 18:50 18:50
Jatengdaily.com
Published: 4 Maret 2023 18:50
Share
Kapolri Jenderal Listyo Sigit meninjau dapur umum korban kebakaran Plumpang Jakarta. Foto: humas polri
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Dampak kebakaran depo Pertamina Plumpang Jakarta pada Jumat (3/3/2023) mengakibatkan 1.085 warga harus mengungsi. Pengungsian berada di sejumlah titik hingga Sabtu (4/3), pukul 12.20 WIB.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Ph.D. menyatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 1.085 warga mengungsi di beberapa tempat, yaitu RPTRA Rasella 356 warga, gedung Golkar Walang 258, kantor PMI Jakarta Utara 132, kantor Lurah Rawa Badak Selatan 79, kantor Subdinakertrans dan Energi Jakarta Utara 74, masjid Al-Kuromas 63, masjid As Sholihin 63 dan masjid Al-Muhajirin 60.

“Petugas gabungan yang dikoordinasikan oleh BPBD telah memberikan pelayanan kepada warga yang mengungsi. BPBD DKI Jakarta menyalurkan bantuan pangan dan non-pangan. Bantuan pangan antara lain air mineral dan makanan siap saji,” jelasnya.

Sedangkan bantuan non-pangan berupa matras, selimut, paket balita, paket keluarga, sarung, mukena, terpal, paket sandang, _kidsware_ dan _family kits_.

BPBD mencatat kebutuhan mendesak untuk para penyintas antara lain matras, tenda keluarga, selimut, tikar, makanan siap saji, obat-obatan dan air bersih.

Hingga kini, BPBD setempat mencatat korban meninggal dunia 17 jiwa, luka berat 49 dan luka sedang 2. Mereka yang mengalami luka berat dan sedang telah mendapatkan perawatan medis, seperti di Rumah Sakit (RS) Pelabuhan, RS Mulya Sari, RS Firdaus, RS Pekerja, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tugu Koja dan RSUD Koja.

Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono telah mengunjungi para korban di RSUD Koja Jakarta Utara.

Sejumlah fasilitas medis lainnya juga telah disiagakan untuk memberikan pelayanan kepada mereka yang terdampak bencana kebakaran depo Pertamina ini.

Di samping itu, petugas masih mencari 18 orang yang masih dalam pencarian. Sebelumnya sebanyak 24 warga dinyatakan hilang, namun kemudian 6 orang sudah ditemukan dengan keluarganya.

Kobaran api yang terjadi pada Jumat (3/3), pukul 20.11 WIB, berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan. Personel gabungan yang terlibat untuk pemadaman, pencarian dan pertolongan yaitu Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, TNI, Polri, Tagana, Basarnas, BPBD, Palang Merah Indonesia, Baznas, BSG, Perusahan Listrik Negara dan relawan.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran depo Pertamina Plumpang yang berada di wilayah Kecamatan Koja, Jakarta Utara. yds

You Might Also Like

Rombongan Belanda Berziarah di Makam Kehormatan Ereveld Kalibanteng
Mahasiswa STIEPARI Semarang Piawai dalam Mengolah Masakan Prancis
Rob di Semarang- Demak Butuh Solusi Komprehensif
Komisi A DPRD Demak Panggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Inspektorat, Soal Dugaan Pemotongan Honor GTT dan PTT 
Pemerintah Diminta Realisasikan Pemilu yang Realistik
TAGGED:bnpbkebakaran depo pertaminaplumpangpolri
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?