By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Dendam Karena Kucingya Dibunuh, Ponakan di Banyumas Habisi Pamannya
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dendam Karena Kucingya Dibunuh, Ponakan di Banyumas Habisi Pamannya

Last updated: 23 Januari 2023 05:53 05:53
Jatengdaily.com
Published: 23 Januari 2023 05:52
Share
Pelaku dan barang bukti. Foto: Polresta Banyumas.jateng.polri.go.id
SHARE

BANYUMAS (Jatengdaily.com)- Unit Resmob Sat Reskrim Polresta Banyumas telah berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan yang terjadi pada hari Jumat tanggal 20 Januari 2023 di Desa Sokaraja Wetan, Kabupaten Banyumas.

Saat itu ditemukan mayat lelaki tanpa identitas di Sungai Serayu Desa Karangkemiri, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang ternyata merupakan korban pembunuhan.

Korban diketahui bernama Hudi (70), warga Desa Sokaraja Wetan, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Sedangkan terduga pelaku adalah keponakannya sendiri, seorang perempuan berinisial S (43).

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Agus Supriadi, S, SIK, MH mengungkapkan, tersangka berinisial S (43) melakukan pembunuhan terhadap korban H (70) lantaran sakit hati karena kucing anggora miliknya dibunuh korban.

“Motif pelaku karena korban membunuh kucing kesayangannya jenis anggora, kemudian tersangka juga kesal karena HP miliknya diambil oleh korban,” kata Agus dilansir dari laman jateng.polri.go.id, Senin (23/1/2023).

Selain itu, Kasat Reskrim juga mengungkapkan bahwa tersangka S (43) tega mengabisi nyawa H (70) karena dia (korban) mencoba melakukan percobaan pemerkosaan terhadap S (43) yang merupakan janda itu.

Karena sudah muak dan akan diperkosa, kemudian pelaku spontan melakukan perlawanan terhadap korban.

“Tersangka ini spontan membela diri kemudian melakukan penganiayaan dengan bambu dan dilanjutkan melakukan pembunuhan,” tambahnya.

Setelah tewas, H lalu dibonceng oleh tersangka dibagian depan motornya dengan memasukkan korban kekantong plastik dan menutup kepala korban menggunakan tas kemudian membuang korban di kali pelus.

Meskipun demikian, Kasat Reskrim menjelaskan untuk motif pastinya tersangka menghabisi korban masih akan dikembangkan lagi.

“Menurut informasi, korban ini juga ada kelainan, ada dugaan kelainan mental sewaktu-waktu kambuh. Jadi kami masih akan dalami lagi motif pastinya, setelah kita lakukan pra rekontstruksi,” tutupnya. she

You Might Also Like

Pemkot Diminta Dorong Komunitas Ikut Promosikan Destinasi Wisata Kota Semarang
Bantuan Pangan Beras untuk 16 Juta Penerima akan Diberikan Awal 2025
PSIS Tak akan Lengah Hadapi Persipura Besok
Perusahaan Wajib Ikutkan Karyawannya Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan
Natasha Wilona Laporkan Dugaan Pelanggaran Hak Cipta Yang Menimpa Dirinya
TAGGED:Dendam Karena Kucingya DibunuhPonakan di Banyumas Bunuh Pamannya
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?