By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Dewan Pakar Satupena Jateng bertemu Dubes Tunisia di Inggris
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dewan Pakar Satupena Jateng bertemu Dubes Tunisia di Inggris

Last updated: 31 Juli 2023 06:00 06:00
Jatengdaily.com
Published: 31 Juli 2023 06:00
Share
Anggota Dewan Pakar Satupena Jawa Tengah Taslim Syahlan dan Duta Besar RI untuk Tunisia Misrawi Zuhairi. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Anggota Dewan Pakar Perkumpulan Penulis Indonesia “Satupena” Provinsi Jawa Tengah Taslim Syahlan bertemu dengan Dubes RI untuk Tunisia Misrawi Zuhairi. Pertemuan itu terjadi di tengah suasana Jalsah Salanah UK, yang merupakan pertemuan muslimin terbesar di Eropa, di Hadeeqatul Mahdi, Alton, Inggris, 28-30 Juli 2023.

Taslim yang keberangkatannya ke forum tersebut dalam kapasitas sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi perbincangan atau diskusi serius dengan Misrawi Zuhairi. Taslim dan Misrawi menyinggung pentingnya membangun keharmonisan dan perdamaian di kalangan umat Islam Indonesia.

“Isu-isu harmony building, diplomasi kebudayaan, beasiswa untuk mahasiswa Indonesia belajar ke Tunisia, bahkan sampai kemungkinan ekspor kopi ke sana menjadi topik percakapan kami,” ujarnya seraya menambahkan, jika semua itu tentu saja membutuhkan tindak lanjut menyangkut teknis dan prosedurnya.

Taslim diundang ke forum tersebut bersama empat tokoh nasional yang dikenal memiliki komitmen terhadap kerukunan dan moderasi beragama. Mereka adalah Ahmad Najib Burhani (peneliti BRIN dan aktivis Muhammadiyah), Lukman Hakim Saifuddin (mantan Menteri Agama RI), Musdah Mulia (salah seorang pendiri Indonesian Conference Religion and Peace–ICRP), dan Alissa Wahid (Ketua PBNU dan pendiri Gusdurian).

Dalam kesempatan itu Alissa Wahid menyampaikan tentang pentingnya menampilkan wajah Islam yang rahmatan lil alamin. Artinya, Islam sebagai berkah alam semesta.

Dalam kaitan ini, Alissa memuji jemaat Ahmadiyah yang mencerminkan prinsip rahmatan lil alamin. Jemaat ini berkembang secara global, meskipun menghadapi banyak tantangan.

Melalui jaringan Gusdurian, demikian Alissa, sebagai komunitas lintas agama yang mendorong perdamaian dan kemanusiaan, berusaha mencegah dan mencari solusi ketika ada persekusi terhadap minoritas.St

You Might Also Like

Fungsi Rest Area akan Diperluas, Bisa untuk Wisata
Pemain Sinetron Preman Pensiun Epy Kusnandar Jalani Perawatan dan Rehabilitasi Di RSKO
Mohon Restu Kelancaran Perayaan Grebeg Besar Demak, Bupati Eisti’anah dan Wabup Badruddin Ziarah Makam Sultan Fatah dan Sunan Kalijaga
Progres PLTA Kayan, Pembangunan Jalan Capai 30 Persen
Jorge Martin Juara MotoGP Mandalika 2024
TAGGED:bertemu Dubes TunisiaDewan Pakar Satupena Jatengdi Inggris
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?