By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Inilah Berbagai Kiat Gus Wahid United, Sebelum Posting Pahami Dulu Bahasa dan Etika Bermedia Sosial
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Inilah Berbagai Kiat Gus Wahid United, Sebelum Posting Pahami Dulu Bahasa dan Etika Bermedia Sosial

Last updated: 24 Mei 2023 15:10 15:10
Jatengdaily.com
Published: 23 Mei 2023 10:02
Share
gus Wahid United saat menjadi narasumber pelatihan pemasaran digital oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang di Hotel Dafam Semarang, Senin 22 Mei lalu.Foto:dok
SHARE

SEMARANG, (Jatengdaily.com) – Penggunaan media sosial yang massive belakangan ini wajib diikuti dengan pemilihan bahasa dan etika yang benar.
Pasalnya, tidak jarang pengguna media sosial tidak mampu mengoptimalkan bahasa dan etika saat bermedia sosial.
Hal itu disampaikan Koordinator Pegiat Pariwisata Kota Semarang gus Wahid United saat menjadi narasumber pelatihan pemasaran digital oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang di Hotel Dafam Semarang, Senin 22 Mei lalu.

Menurutnya pemilihan gaya bahasa dilandasi dari lima bahasa media sosial dan sesuai kegunaannya, dari bahasa formal hingga bahasa yang trending.

“Ada jenis bahasa dalam media sosial dan kegunaannya, dari bahasa formal, informal, campuran, frasa, indiom, dam trending,” ujarnya.

Dengan penggunaan gaya bahasa yang tepat, bukan tidak mungkin para netizen akan tertarik dan kemudian melakukan transaksi bisnis dengan pengelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

”Pemilihan gaya bahasanya harus benar-benar tepat. Apakah formal atau informal atau cukup dengan gaya bahaya yang trendi mengikuti selera pasar,” gus Wahid yang juga pengurus Badan Promosi Pariwisata Kota Semarang (BP2KS) ini.

Tidak hanya penggunaan bahasa yang dapat berpengaruh, etika bermedia sosial juga harus diperhatikan. Etika ini menjadi aturan main tidak tertulis yang disepakati bersama oleh para pengguna media sosial.
Salah satunya adalah dari penggunaan bahasa yang baik, menghindari SARA, pornografi dan aksi kekerasan.

“Etika bermedia juga diperhatikan, sebelum menginformasikan lewat medsos, diperlukan kroscek, apakah informasi itu benar atau tidak, yang terpenting jangan mengumbar informasi pribadi,” bebernya.
Dirinya menambahkan, etika bermedia harus ditanamkan pada diri manusia, sehingga timbul rasa bertanggung jawab dan bijak dalam menggunakan media sosial.

“Apabila seseorang menggunakan medsosnya dengan menerapkan etika yang baik, maka beragam informasi yang disajikannya juga akan bernilai baik,” pungkas.

Pelatihan diakhiri dengan simulasi pembacaan gaya bahasa dan etika medsos dari masing-masing Pokdarwis sebagai pengelola desa wisata di Kota Semarang.
Termasuk pula penggunaan bahasa dan etika medsos saat berpromosi wisata.St

You Might Also Like

Musim Kemarau Diprediski Berakhir pada Akhir Oktober
Penanganan Kesejahteraan Sosial Perlu Sinkronisasi Data Pusat dan Daerah
LPHI Antisipasi Dugaan Suap Perkara Kasasi Savitri
Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal dengan Vaksin AstraZeneca di Jombang
How to Plan the Perfect Road Trip with the Best Routes and Travel Tips (Demo)
TAGGED:Bahasa dan EtikaBermedia SosialInilah Berbagai Kiat Gus Wahid UnitedPahami DuluSebelum Posting
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?