By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Kemenkes Gratiskan Skrining 14 Jenis Penyakit di Puskesmas, Mulai Stroke sampai Kanker
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kemenkes Gratiskan Skrining 14 Jenis Penyakit di Puskesmas, Mulai Stroke sampai Kanker

Jatengdaily.com
Published: 16 April 2023 07:18
Share
Ilustrasi: Foto: kemenkes
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjamin pembiayaan gratis untuk skrining 14 jenis penyakit di Puskesmas. Adapun pembiayaan itu masuk dalam skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril mengatakan upaya pencegahan atau promotif preventif itu merupakan strategi yang lebih penting dan mudah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Melalui keterangan resminya Sabtu (15/4/2023), Syahril mengatakan bahwa upaya pencegahan itu dilakukan dengan kesadaran dan konsistensi masyarakat dalam berperilaku hidup bersih dan sehat.

“Upaya pencegahan jauh lebih efektif menjaga kesehatan daripada mengobati saat jatuh sakit. Kemungkinan tubuh tetap sehat lebih tinggi dilakukan dengan pencegahan daripada diobati,” kata Syahril dilansir dari laman InfoPublik.id, Minggu (16/4/2023). 

Kemenkes memfasilitasi masyarakat untuk melakukan pencegahan terjadinya penyakit melalui skrining kesehatan. Pembiayaan gratis untuk 14 jenis penyakit, antara lain skrining diabetes melitus, hipertensi.

Kemudian stroke, jantung, kanker serviks, kanker payudara, Tuberkulosis (TBC), anemia, kanker paru, kanker usus, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), thalassemia, hipotiroid kongenital, dan skrining hepatitis.

“Kondisi memprihatinkan seseorang karena sejumlah penyakit yang sebenarnya bisa dicegah sering terjadi di berbagai negara,” kata Syahril.

Saat ini baru 33 persen penduduk Indonesia yang melakukan skrining penyakit tidak menular. Sebanyak 70 persen pasien kanker di Indonesia baru memulai pengobatan ketika sudah memasuki stadium lanjut.

“Hal ini dapat menurunkan risiko keberhasilan pengobatan dan menurunkan kualitas kesehatan masyarakat,” kata Syahril. she 

You Might Also Like

Kolaborasi untuk Negeri, Karena Kita Tak Bisa Sendiri
Memasuki Ramadan, MUI Jateng Ajak Umat Meningkatkan Kepedulian dan Soliditas
Wakil Ketua MPR RI Sesalkan Sikap Pimpinan DPR yang Menunda-nunda Pembahasan RUU PPRT
Dilantik Jadi Ketua STIE Semarang, Cahyani Siapkan Lulusan Yang Unggul
Ini Ketentuan Perayaan Ied di Zona Kuning dan Hijau
TAGGED:Kemenkes Gratiskan Skriningpuskesmas
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?