By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Kitab Sasangka Jati Sumber Nilai-Nilai Moral dan Etika
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kitab Sasangka Jati Sumber Nilai-Nilai Moral dan Etika

Last updated: 22 Maret 2023 00:08 00:08
Jatengdaily.com
Published: 22 Maret 2023 00:08
Share
Sri Sulistyaningsih bergambar bersama suami Heri Susanto (nomor 2 dari kanan) dan Prof Dr Sri Puryono (paling kanan), Prof Dr Teguh Supriyanto (nomor 2 dari kiri), dan Gunoto Saparie (paling kanan) seusai mempertahankan disertasinya di Gedung B Pascsarjana Unnes. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Kitab Sasangka Jati merupakan sumber nilai-nilai moral dan etika atau budi pekerti luhur. Nilai-nilai tersebut menekankan pada aspek-aspek spiritual dan emosional. Ia membangun watak utama yang disebut Hasta Sila, yaitu Tri Sila (sadar, percaya, dan taat kepada Tuhan), di mana merupakan aspek spiritual dan Panca Watak Utama (rela, nerima, jujur, sabar, dan budi luhur) yang merupakan aspek emosional.

Hal itu tersebut dikemukakan Dr Sri Sulistyaningsih MM ketika mempertahankan disertasinya pada Ujian Terbuka Promosi Doktor Manajemen Kependidikan di Gedung B Ruang 106, Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, Selasa, 21 Maret 2023. Disertasi Sri berjudul “Peran dan Kontribusi Organisasi Kejiwaan Pangestu dalam Proses Internalisasi Nilai-Nilai Moral dan Etika yang Bersumber dari Kitab Sasangka Jati Guna Mendukung Penguatan Pendidikan Karakter Generasi Muda di Indonesia.”

Bertindak sebagai promotor Prof Dr Tri Joko Raharjo MPd, kopromotor Prof Dr Ir agus Hermanto MM, dan anggota promotor Dr Titi Prihatin MPd, di mana sekaligus sebagai anggota penguji. Sedangkan Prof Dr S Martono MSi ketua penguji, Prof Dr Agus Nuryatin Mhum sekretaris penguji, sementara anggota penguji yang lain adalah Prof Dr Eko Handoyo MSi, Prof Dr Dedi Purwana ES Mbus, dan Prof Dr Suwito Eko Pramono MPd.

Sri Sulistyaningsih mengatakan, Kitab Sasangka Jati yang menjadi pedoman bagi organisasi kejiwaan Pangestu, yang memuat nilai-nilai moral dan etika perlu diketahui generasi berikutnya, karena sangat berguna untuk perkembangan jiwa, mental, dan karakter anak-anak bangsa. Nilai-nilai tersebut akan berimplikasi pada penguatan karakter masyarakat atau sebagai pembangun karakter bangsa.

“Nilai-nilai tersebut merupakan warisan kearifan lokal bangsa Indonesia, karena diturunkan di bumi pertiwi melalui R Soenarto Mertowardojo sebagai Paranpara Pangestu. Ia bersifat multikultural bahkan universal dan memiliki benang merah yang sangat mengakar terhadap peradaban dan kebudayaan Nusantara,” katanya seraya menambahkan, Pangestu merupakan jalur pendidikan nonformal sebagai pengganti, penambah, pelengkap pendidikan formal, mendukung pendidikan sepanjang hayat.

Sri berpendapat, materi nilai-nilai moral dan etika atau budi pekerti luhur yang bersumber dari Kitab Sasangka Jati direferensikan dapat diinternalisasikan pada semua jenjang jalur pendidikan formal, mulai dari PAUD, pendidikan dasar dan menengah, serta pendidikan tinggi. Ia dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum melalui pemberdayaan, pembudayaan, keteladanan, serta penguatan. Pengintegrasian bisa di semua bidang studi atau pemaduan kegiatan di dalam kelas, sebagai mata pelajaran tersendiri, atau diintegrasikan di luar pengajaran model gabungan dalam kegiatan luar kelas dan luar sekolah.

“Selain itu bisa pemaduan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan esktrakurikuler, dengan pelibatan warga sekolah secara serempak, keluarga dan masyarakat, guna memperkuat karakter peserta didik, sekaligus sebagai upaya untuk memenuhi muatan kurikulum,,” ujarnya.

Hadir dalam kesempatan itu Ketua Dewan Pertimbangan Unnes Prof Dr Ir Sri Puryono Karto Soedarmo MP, Guru Besar Ilmu Sastra Unnes Prof Dr RM Teguh Supriyanto MHum, Ketua Umum Satupena Jawa Tengah Gunoto Saparie, suami, anak, keluarga besar, kerabat, dan para sahabat Sri Sulistyaningsih.St

 

You Might Also Like

123 Peserta Ikuti Sekolah Jurnalistik PWI Jateng-FH Unissula Angkatan XXV, Kompetensi Menulis Sangat Dihargai dalam Dunia Kerja
Sambut Dies Natalis ke-39, USM Gandeng Kadin dan PWI Jateng Helat Prasasta Gala Awards 2026
Peneliti Tidak Boleh Mengarang
Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
Piala Asia U-23, Satu Gol dari Komang Bawa Kemenangan Indonesia dari Australia
TAGGED:EtikaKitab Sasangka JatiSumber Nilai-Nilai Moral
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?