By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Korsel Diterpa Gelombang Panas, Pemerintah Belum Tarik 1.500 Peserta Jambore dari Sana
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Korsel Diterpa Gelombang Panas, Pemerintah Belum Tarik 1.500 Peserta Jambore dari Sana

Last updated: 7 Agustus 2023 12:38 12:38
Jatengdaily.com
Published: 7 Agustus 2023 12:38
Share
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Foto: Infopublik
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Pemerintah  belum berencana menarik 1.500 pramuka Indonesia, yang sedang mengikuti Jambore Dunia Ke-25 di Korea Selatan (Korsel) akibat diterpa fenomena cuaca gelombang panas.

Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, melalui keterangan tertulisnya, dilansir dari laman Infopublik, Senin (7/8/2023).

“Belum. Tadi saya melakukan telepon lagi. Saya tanya rencana mereka dan so far belum ada rencana apa-apa. Mudah-mudahan kondisi membaik, dalam arti cuaca menjadi tidak makin panas,” kata  Retno.

Retno menegaskan, bahwa pihaknya terus berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul yang beberapa kali mengunjungi tempat Jambore, tepatnya di SaeManGeum, Korea Selatan.

Berdasarkan informasi dari delegasi KBRI Seoul, sebanyak 1.500 pramuka berada dalam kondisi baik-baik saja.

Hanya saja, acara tersebut menghadapi tantangan cuaca yang panas dari waktu ke waktu.

“Yang patut disyukuri adalah sebagian besar dari mereka dalam kondisi baik-baik saja,” kata Retno.

Berdasarkan informasi pada Rabu (2/8/2023), Otoritas Korea Selatan mengatakan bahwa korban meninggal akibat gelombang panas pada musim panas kali ini bertambah hingga 23 orang, lebih dari tiga kali lipat angka tahun lalu, ketika peringatan panas pemerintah menyentuh level tertinggi, yaitu “serius”.

Sebanyak 21 orang meninggal diduga akibat penyakit yang terkait dengan panas antara 20 Mei hingga akhir Juli, menurut keterangan pemadam kebakaran, sementara dua kematian tambahan dilaporkan pada hari Selasa.

Jumlah korban meninggal meningkat tiga kali lipat dari tujuh korban yang dilaporkan pada periode yang sama tahun lalu. she 

You Might Also Like

Sosialisasikan Empat Pilar, Anggota DPD Denty Ajak Warga Hormati Perbedaan dan Utamakan Persatuan
Turut Harumkan Indonesia, Timnas U-23 Muhammad Ferrari dan Daffa Ternyata Anggota Polri
Sinergi Dua Anak Perusahaan BUMN Dorong Inklusi Keuangan di Indonesia
GP Ansor Demak Solid Satu Komando
Pemohon Layanan Perpanjang SIM Makin Dipermudah
TAGGED:jambore pramukaKorsel Diterpa Gelombang Panas
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?