By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Prihatin Demokrasi Indonesia Dikebiri, Mahasiswa Yogyakarta Gelar Aksi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Prihatin Demokrasi Indonesia Dikebiri, Mahasiswa Yogyakarta Gelar Aksi

Last updated: 24 November 2023 16:50 16:50
Jatengdaily.com
Published: 24 November 2023 16:50
Share
Ratusan mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Jaga Demokrasi menggelar Mimbar Demokrasi. Foto: dok
SHARE

YOGYAKARTA (Jatengdaily.com) – Ratusan mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Jaga Demokrasi menggelar Mimbar Demokrasi bertajuk “Mahasiswa Bersama Rakyat Tolak Politik Dinasti dan Pelanggar HAM” di Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Semua itu sebagai bentuk keprihatinan terhadap kemunduran demokrasi di Indonesia.

Koordinator Umum Aliansi Jaga Demokrasi, Muhammad Suhud mengatakan, mimbar demokrasi ini sebagai bentuk keresahan mahasiswa dan masyarakat umum yang ada di Yogyakarta atas isu-isu publik. Salah satu yang paling meresahkan adalah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal batas umur Capres-Cawapres.

“Kemudian, putusan MK menunjukkan bahwa di Indonesia terjadi kemunduran demokrasi yang perlu kita kroscek terus menerus sebagai sipil maupun mahasiswa,” kata Muhammad Suhud kepada wartawan di Kampus ISI, Kamis (23/11/2023) sore.

Suhud mengklaim, mimbar demokrasi ini diikuti oleh 35 kampus di Yogyakarta dan masyarakat umum. Sedangkan basis massa dari kelompok itu mencapai tiga ribu orang.

“Karena itu kita buat aksi theaterikal dari mahasiswa ISI Yogyakarta juga dan orasi dari masyarakat dan mahasiswa lalu ditutup hiburan pentas musik. Teaterikal lebih ke soal mimbar demokrasi, dinasti politik dan demokrasi yang dikebiri,” ucapnya.

Menurutnya, aksi mimbar demokrasi akan terus berlanjut untuk mengawal dan menyadarkan masyarakat jika demokrasi di Indonesia sudah mengalami kemunduran. Apalagi, awal tahun 2024 sudah bergulir Pemilu dan Pilpres.

“Khususnya satu, terkait isu Pemilu agar berjalan secara demokratis. Karena demokrasi harus tidak ada yang mengganggu apalagi dikebiri dengan kepentingan oligarki atau kepentingan kekeluargaan,” ujar Suhud lagi. she

You Might Also Like

Senin, Sekolah di Demak Mulai PTM 100 Persen
WNI di Rusia Dipastikan dalam Kondisi Aman
Peduli Kesehatan Mental, Mahasiswi Bimbingan dan Konseling Unnes Gelar Edukasi Pentingnya Kesehatan Mental melalui Strategi Mengelola Stres
Pj Gubernur Nana Kunjungi Keuskupan Agung Semarang dan GKI Gereformeerd
MUI Jateng Minta KH Miftachul Akhyar Tetap Dipertahankan hingga Masa Bakti Selesai
TAGGED:Mahasiswa Yogyakarta Gelar AksiPrihatin Demokrasi Indonesia Dikebiri
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?