By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Sambut 32 Biksu Thudong, Mbak Ita Bangga atas Toleransi Warga Kota Semarang
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Sambut 32 Biksu Thudong, Mbak Ita Bangga atas Toleransi Warga Kota Semarang

Last updated: 29 Mei 2023 20:56 20:56
Jatengdaily.com
Published: 29 Mei 2023 20:52
Share
Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu turut menyambut para biksu di Vihara Adi Dharma, Widoharjo, Kecamatan Semarang Timur. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Setelah melewati sejumlah kota di wilayah Pantura, Minggu (28/5) lalu sejumlah 32 biksu dari Thailand, Malaysia dan Indonesia yang menjalani ritual ‘thudong’ memasuki Kota Semarang. Dalam kesempatan tersebut, Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu turut menyambut para biksu di Vihara Adi Dharma, Widoharjo, Kecamatan Semarang Timur. Wali kota perempuan pertama di kota Semarang itu pun memberikan apresiasi kepada para biksu sekaligus mengungkapkan rasa bangganya atas toleransi di Kota Semarang.

“Ini merupakan salah satu bentuk toleransi umat beragama dalam bentuk nyata, tidak hanya teori-teori saja,” ungkap mbak Ita sapaan akrabnya. Karena tidak hanya umat beragama Budha saja yang hadir, namun juga umat dan sejumlah organisasi lintas agama turut menyambut para biksu thudong. Mulai dari tokoh agama, ulama, pendeta, termasuk organisasi keagamaan seperti FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Jawa Tengah, MUI Jateng, dan Walubi Jawa Tengah.

“Ini jadi kebanggaan. Bagaimana kita hidup berdampingan dan saling menjaga Bhinneka Tunggal Ika,” ungkap mbak Ita lebih lanjut. Hal tersebut menunjukkan bahwa Semarang guyub, gotong-royong dalam mengawal biksu dari Thailand. Pihaknya pun siap mengawal dan memberikan pendampingan bagi para biksu hingga mencapai perbatasan Kota Semarang dengan Kabupaten Semarang.

Warga Pakintelan, Gunungpati menyambut melalui spanduk atas kehadiran Biksu Thudong di Kota Semarang. Foto:dok

Dirinya juga membanggakan Kota Semarang yang masuk sebagai 10 besar kota toleran, di mana pada tahun sebelumnya peringkat 11 sekarang naik menjadi peringkat 7. Meskipun dengan latar belakang yang berbeda, warga Semarang sangat antusias dalam menyambut pada biksu thudong. Bahkan di sepanjang perjalanan di wilayah kota Semarang, sejumlah warga juga memberikan bekal makanan, melambaikan tangan dan mengabadikan momen dengan gawai masing-masing.

Di Semarang, 32 biksu tersebut melakukan sejumlah ritual di beberapa titik seperti Kelenteng Tay Kak Sie, Gang Lombok serta Bukit Wungkap Kasap Pudakpayung, Banyumanik, tempat Vihara Sima 2.500 Buddha Jayanti. Vihara ini memiliki makna penting perjalanan Agama Budha di Indonesia, karena dipercaya sebagai tempat penahbisan pertama biksu di Indonesia.

Tanto Harsono, Ketua DPD Walubi Jateng mengucapkan terima kasih karena para biksu telah dijamu begitu memasuki Kota Semarang. “Rasanya, di mana-mana sudah cukup welcome semua ya. Di sini pun kami cukup surprise karena sebelumnya mau di restoran. Kebetulan, Pak Camat bisa menampung dan menyediakan tempat dan fasilitas,” ujar Tanto.St

You Might Also Like

Kongres Perempuan Nasional akan Digelar di Undip Semarang
Prodi Bahasa dan Kebudayaan Jepang FIB Undip Gelar Summer Course Keberagaman Budaya Indonesia
Viral ”Tangerine Candy Kiss” : Rahasia Masa Lalu Tian Xiwei Mulai Terkuak di Hadapan Zhang Linghe dalam Episode Terbaru “Pursuit of Jade”
BPIP Ajak PWI Jateng Gaungkan Pancasila sebagai ‘The Living and Working Ideology’
Pesan Istikamah Menggema di Tengah Lautan Jamaah Salat Idulfitri di Masjid Agung Jawa Tengah
TAGGED:Bangga atas ToleransiMbak ItaSambut 32 Biksu ThudongWarga Kota Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?