By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Sebanyak 3 Hektar Lahan Jati dan Karet Terbakar Akibat Karhutla di Sragen dan Klaten
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Sebanyak 3 Hektar Lahan Jati dan Karet Terbakar Akibat Karhutla di Sragen dan Klaten

Jatengdaily.com
Published: 20 Juli 2023 08:45
Share
ILustrasi karhutla. Foto: dok/BPBD Kab Sragen.
SHARE

SRAGEN Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sragen dan Klaten, Provinsi Jawa Tengah pada Selasa (18/7/2023) berdampak pada terbakarnya lahan jati dan karet seluas 3 hektar.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sragen mencatat seluas 3 hektar lahan jati dan karet terbakar di Desa Kedawung dan Mojokerto, Kecamatan Kedawung.

“BPBD melakukan upaya pemadaman darat dan kondisi terkini dilaporkan api berhasil dipadamkan,” kata Muhari dalam keteranganya, dilansir dari laman Infopublik, Kamis (20/7/2023).

BPBD Kabupaten Sragen mengimbau masyarakat setempat untuk lebih waspada terhadap beragam aktivitas warga pada musim kemarau, khususnya jika melakukan pembakaran sampah pada lokasi yang berdekatan dengan hutan dan lahan yang kering.

Selain itu, karhutla juga melanda Kabupaten Klaten pada hari yang sama pukul 11.30 WIB.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Pusat Pengendalian Operasi BNPB, karhutla berdampak pada tiga desa, yakni Desa Kaligawe di Kecamatan Pedan, Desa Toobong di Kecamatan Delanggu serta Desa Sanggrahan di Kecamatan Prambanan.

BPBD Kabupaten Klaten turut melaporkan seluas 2 hektar lahan terbakar dan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini.

BPBD Kabupaten Klaten mengerahkan truk tangki air berkapasitas lima liter air bersama para relawan setempat. Informasi terkini di lapangan api berhasil dipadamkan.

Sejalan dengan kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Klaten turut mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dengan aktivitas yang berhubungan dengan api di kawasan hutan dan lahan pada musim kemarau.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan seiring dengan panjangnya hari tanpa hujan di kawasan Pulau Jawa secara umum.

Meskipun bukan lahan gambut, jelas Muhari, pencegahan tetap harus dioptimalkan.

Jika diperlukan, pemerintah daerah bisa mengusulkan operasi Teknik Modifikasi Cuaca untuk mengisi waduk, danau atau embung guna memastikan cadangan air pada musim kemarau. she 

You Might Also Like

Gagal Menang Meski Sempat Unggul 3 Gol, jadi Bahan Evaluasi PSIS Semarang
Limbah Medis Rumah Tangga Meningkat Selama Pandemi Covid-19
Warga Kendari Suguhkan Tarian Mondotambe Khas Tolaki Sambut Kedatangan Ganjar
Warga Ancam Sampaikan Persoalan Lingkungan ke Jokowi
Jelang Idul Fitri 1444H, Pertamina Pastikan Pasokan BBM, LPG, dan Avtur di Jateng & DIY Aman
TAGGED:3 Hektar Lahan Jati dan Karet terbakarKarhutla di Kabupaten Sragen dan Klaten
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?