in

Gagal Menang Meski Sempat Unggul 3 Gol, jadi Bahan Evaluasi PSIS Semarang

Striker PSIS Komarudin ketika melawan Barito Putera. Foto: Media psis

SOLO (Jatengdaily.com) – Nasib apes dialami PSIS Semarang dalam laga perdana kontra Barito Putera dalam Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan Solo Minggu (21/3/2021). Sudah unggul tiga gol di babak pertama namun hasil akhir 3-3.

Skuat Mahesa Jenar sempat unggul tiga gol di babak pertama melalui Fandi Eko Utomo, Hari Nur Yulianto, dan Komarudin. Namun di babak kedua, Barito Putera membalikkan situasi dengan menyamakan menjadi 3-3, melalui gol Bissa Donald, Bayu Pradana, dan Rizky Pora.

Asisten pelatih PSIS Imran Nahumarury mengatakan kegagalan pasukannya meraih tiga poin di laga perdana ini, karena hilang konsentrasi di babak kedua, terutama menit akhir sebelum laga usai.

” Beginilah sepakbola. Kami kehilangan konsentrasi dan akibatnya ini. Tapi secara keseluruhan anak anak sudah berjuang luar biasa di pertandingan ini,” kata Imran Nahumarury.

Imran menambahkan pemainnya tampil bagus sepanjang pertandingan perdana ini. Apalagi di babak pertama mampu mencetak tiga gol ke gawang Barito Putera.

Selain itu meski diakui persiapan cukup mepet kurang dari sebulan, namun sudah terlihat kekompakan pemainnya di partai ini.

“Kami menyadari persiapan di Piala Menpora hanya dua pekan latihan. Ini menjadi bahan evaluasi dan kami akan mempersiapkan pertandingan kedua,” jelas Imran.

Sementara itu striker PSIS Hari Nur Yulianto kecewa dengan hasil draw di laga ini. Apalagi timnya sempat unggul 3-0 di babak pertama.

” Agak kecewa dengan hasil pertandingan ini. Kami sudah unggul 3-0, tapi akhirnya menjadi 3-3. Tapi apapun itu kami tetap syukuri dan ini semua pemain sudah berkerja keras di pertandingan ini,” kata Hari Nur.

Untuk selanjutnya PSIS akan melawan Persikabo 1973, dalam laga kedua grup A di Stadion Manahan Solo, Kamis (25/3). zia-yds

Written by Jatengdaily.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Teks Iman Budhi Santosa Liris dan Sederhana

Pencuri Kambing Lintas Provinsi Diringkus