By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tim Gabungan Berhasil Buka Akses Jalan Pasca Longsor di Lumajang
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tim Gabungan Berhasil Buka Akses Jalan Pasca Longsor di Lumajang

Last updated: 9 Juli 2023 05:53 05:53
Jatengdaily.com
Published: 9 Juli 2023 05:53
Share
Tim gabungan buka akses jalan longsor di Lumajang. Foto: BPBD Kab Lumajang
SHARE

LUMAJANG (Jatengdaily.com)- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang bersama tim gabungan telah berhasil membuka akses jalan di KM59 jalur piket nol Lumajang-Malang yang sempat tertutup tanah longsor.

“Siang ini kami sudah berhasil membuka jalan akses yang sebelumnya tertutup total akibat longsor, kini kendaraan roda dua maupun roda empat sudah bisa kembali melintas,” ujar Kalaksa BPBD Kabupaten Lumajang Patria dilansir dari laman Infopublik, Minggu (9/7/2023).

Pemerintah daerah dalam hal ini bupati Lumajang pun telah menetapkan status tanggap darurat usai banjir dan tanah longsor menerjang wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (7/7/2023).

Hal itu tertuang dalam surat keputusan Bupati Lumajang Nomor 188.45/286/427.12/2023 tentang status tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor tahun 2023.

Hal ini sebagai salah satu upaya bentuk percepatan penanganan darurat di lokasi terdampak.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, per Sabtu (8/7) pukul 08.00 WIB, sedikitnya terdapat enam jembatan yang putus akibat banjir limpasan lahar dingin.

Banjir juga memaksa sebanyak 571 warga mengungsi di 13 titik.

Merujuk prakiraan cuaca, BMKG Kelas I Juanda Sidoarjo merilis kewaspadaan cuaca ekstrem akibat gangguan atmosfer di wilayah Jawa Timur pada 7-13 Juli 2023.

Hal ini meningkatkan potensi cuaca ekstrem di wilayah Blitar, Kabupaten Malang, Kota Malang, Lumajang, Tulungagung, Blitar, Banyuwangi, Jember, Kediri, Pasuruan, Probolinggo, Batu, Trenggalek, Jombang, Nganjul dan Ponorogo.

Menyikapi hal itu, BNPB menghimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.

Sementara itu, diperlukan mitigasi jangka panjang berbasis vegetasi dengan menanam tanaman seperti akar wangi untuk mengikat struktur tanah dan antisipasi ancaman tanah longsor. she 

You Might Also Like

Jalan Rusak Parah Akibat Truk Pasir Lebihi Muatan, Warga Magelang Gugat Dishub Jateng
Organda Pelabuhan Tanjung Emas Keluhkan Lahan Parkir Minim
Banyak Bencana Alam, Dewan Minta Pemda Perkuat Logistik dan Mitigasi
Nomor WhatsApp Kasatpol PP Dihacker, Minta Transfer 10 Juta Wartawan Balaikota
BPOM Resmi Larang dan Tarik Obat Sirup, Ini Daftarnya
TAGGED:Longsor di Lumajang
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?