By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Tim PkM USM Beri Penyuluhan Stunting di Kelurahan Srondol Wetan
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Tim PkM USM Beri Penyuluhan Stunting di Kelurahan Srondol Wetan

Last updated: 24 Maret 2023 21:23 21:23
Jatengdaily.com
Published: 24 Maret 2023 16:21
Share
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Semarang (USM) memberikan Penyuluhan tentang ''Peningkatan Pemahaman Peran Tim Penggerak PKK dalam Penanganan Stunting di Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Semarang'', baru-baru ini. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Semarang (USM) memberikan Penyuluhan tentang ”Peningkatan Pemahaman Peran Tim Penggerak PKK dalam Penanganan Stunting di Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Semarang”, baru-baru ini.

Kegiatan dibiayai oleh Universitas Semarang (USM). Tim PkM yang terdiri atas dosen program studi Magister Hukum USM itu diketuai Dr.Drs.H.Kukuh Sudarmanto,S.Sos.,S.H.,M.M.,M.H dan Dr. Zainal Arifin,S.H.,M.Kn (anggota). Kegiatan diikuti 50 ibu-ibu PKK Kelurahan Srondol Wetan.

Ketua PkM USM, Dr.Drs.H.Kukuh Sudarmanto,S.Sos.,S.H.,M.M.,M.H, mengatakan, penanganan stunting merupakan program pemerintah Indonesia yang menyangkut generasi penerus hingga dituangkan ke dalam Peraturan Presiden No.72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting dan ditargetkan tahun 2024 angka stunting menurun menjadi 14%.

Kukuh menyatakan, dalam penurunan angka stunting, perguruan tinggi ikut ambil peran termasuk prodi magister hukum yang melakukan pengabdian kepada masyarakat Kelurahan Srondol Wetan dimana merupakan wilayah dengan angka stunting cukup tinggi.

”Jika dianalisis angka stunting di Indonesia cukup tinggi, sehingga pemerintah membuat regulasi serta mengadakan aksi nasional terhadap penurunan angka stunting di Indonesia. Tentu hal ini harus ditangkap oleh stakeholder termasuk perguruan tinggi, kami dari Prodi Magister Hukum mengadakan PkM di Kota Semarang yang kami khususkan di Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik karena di wilayah ini angka stunting cukup tinggi,” ungkap ketua program studi Magister Hukum USM.

Menurut Kukuh, stunting merupakan kondisi kekurangan gizi kronis secara terus menerus yang dapat memengaruhi perkembangan tumbuh kembang anak-anak termasuk perkembangan otak. St

You Might Also Like

Psikologi Undip Masuk Posisi 10 Besar Edu Rank University Rangkings By Subject 2023
Rektor Dr Supari; USM Makin Dipercaya Masyarakat
Menag; Ma’had Sangat Strategis Ciptakan Generasi Manusia Sesuai Iklim Dunia Pesantren
965 Mahasiswa KKN USM Diterjunkan di 68 Kelurahan
PLN Icon Plus Hadir Sebagai Guru Tamu di SMK Negeri 1 Pundong Bantul
TAGGED:Beri Penyuluhan Stuntingdi Kelurahan Srondol WetanTim PkM USM
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?