By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Tingkatkan Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Pencegahan Penyakit Menular
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tingkatkan Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Pencegahan Penyakit Menular

Jatengdaily.com
Published: 23 Februari 2023 10:32
Share
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Kewaspadaan para pemangku kepentingan di daerah terhadap potensi penularan sejumlah penyakit harus ditingkatkan, lewat deteksi dini, akselerasi cakupan vaksinasi dasar terhadap anak dan balita, serta pola hidup sehat.

“Kewaspadaan dan kesigapan pemerintah daerah sangat diperlukan dalam mengantisipasi potensi penularan penyakit yang menyebabkan kematian,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/2).

Pada Selasa (21/2), sebanyak tujuh warga Desa Sukahurip, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut meninggal dunia diduga terpapar virus difteri dalam rentang 6-19 Februari 2023.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membenarkan bahwa Kabupaten Garut menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) difteri. Status KLB itu ditetapkan setelah adanya kematian warga diduga akibat terpapar difteri.

Menteri Kesehatan mengungkapkan kasus difteri di Garut, Jawa Barat itu disebabkan cakupan vaksinasi difteri tidak maksimal akibat pandemi Covid-19 pada tiga tahun terakhir.

Menurut Lestari, kasus kematian warga Garut yang diduga terpapar virus difteri itu harus diikuti dengan upaya deteksi dini di sejumlah daerah yang pemberian vaksinasi dasarnya sempat terkendala akibat pandemi Covid-19.

Rerie sapaan akrab Lestari sangat berharap segera dibangun kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan di pusat dan daerah, agar mampu menekan jumlah korban penularan sejumlah penyakit.

Selain itu, menurut Rerie yang juga anggota DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, keterlibatan lapisan masyarakat dalam pencegahan penularan penyakit juga sangat penting, lewat sosialisasi masif terkait indikasi atau gejala orang yang terjangkit penyakit menular dan langkah pencegahannya.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berpendapat perhatian penuh terhadap peningkatan kemampuan fasilitas-fasilitas kesehatan di daerah juga sangat dibutuhkan untuk memastikan sejumlah langkah pencegahan penularan penyakit dapat direalisasikan sesuai rencana.

Rerie mendorong agar kementerian dan lembaga di tingkat pusat dan daerah bersama-sama mewujudkan langkah-langkah pencegahan yang terpadu, agar mampu menekan potensi penularan sejumlah penyakit di tanah air. st

You Might Also Like

Satpol PP Semarang akan Razia Pengamen dengan Berbagai Modus
Warga Terdampak Covid-19 Dapat Makanan Berbuka Puasa dari Polres
Semua Guru Honorer Berpeluang jadi P3K Tahun 2021
Penambahan Kasus Positif COVID-19 Terbanyak di Jawa Timur
Kapolda Pimpin Sertijab Lima Pejabat Utama dan Delapan Kapolres
TAGGED:Kolaborasi Pemerintah Pusat dan DaerahLestari MoerdijatPencegahan Penyakit MenularWakil Ketua MPR RI
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?